Unjuk Rasa Ribuan Buruh Memanas, Pagar Gedung Sate Bandung Roboh

Dicky Wismara ยท Senin, 29 November 2021 - 22:10:00 WIB
Unjuk Rasa Ribuan Buruh Memanas, Pagar Gedung Sate Bandung Roboh
Pagar Gedung Sate roboh akibat aksi unjuk rasa buruh yang memanas pada Senin (29/11/2021) petang. (Foto: iNews/DICKY WISMARA)

Selain itu, buruh juga menuntut Gubernur Jabar tidak menggunakan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law dan PP Nomor 36/2021 tentang Pengupahan sebagai acuan dalam menetapkan UMK 2022.

Perwakilan buruh, Roy Jinto mengatakan, sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), UU Cipta Kerja cacat materil. Karena itu, penetapan upah buruh tidak dapat dilakukan dengan menggunakan PP 36 tahun 2021 karena merupakan turunan dari UU Cipta Kerja. "Karena itu, selama UU Cipta Kerja belum direvisi, penetapan upah buruh masih menggunakan PP 78 tahun 2015," kata Roy Jinto.

Buruh, ujar Roy, mendapatkan kabar dari kepala dinas dan bupati wali kota yang menyebutkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil menginstruksikan agar menggunakan PP 36 tahun 2021 dalam penetapan upah.

"Kenaikan UMK 2022 setelah kepotusan MK, Kota dan Kabupaten Bandung naik 5 persen. Sedangkan kota dan kabupaten lain, bergaam 6, 7, dan 8 persen. Paling tinggi Kabupaten Majalengka 18 persen. Jika gubernur tidak menetapkn UMK sesuai rekomendasi ini, buruh akan kembali turun ke jalan dengan aksi yang lebih besar," ujar Roy.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: