TKW asal Indramayu 16 Tahun Hilang Kontak di Malaysia, Diduga Korban Perdagangan Orang

Toiskandar · Senin, 31 Mei 2021 - 09:29:00 WIB
TKW asal Indramayu 16 Tahun Hilang Kontak di Malaysia, Diduga Korban Perdagangan Orang
Sami menunjukkan Taniah, anaknya yang 16 hilang kontak di Malaysia. Sami berharap putrinya itu kembali. (Foto: iNews/Toiskandar)

INDRAMAYU, iNews.id - Niat membahagiakan orang tua, Taniah, tenaga kerja wanita (TKW) asal Indramayu, Jawa Barat, justru hilang kontak selama 16 tahun di Malaysia. Taniah diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Selama berada di negeri jiran itu, Taniah tak pernah memberi kabar sama sekali. Keluarganya yang tinggal Blok Gupit, Desa Plawangan, Kecamatan bongas, Kabupaten Indramayu cemas dengan nasib Taniah dan ingin gadis itu segera ditemukan.

Koordinator Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Indramayu Adi Wijaya mengatakan, sejak berangkat ke Malaysia pada 2005, Taniah, tidak pernah memberi kabar, baik keberadaan maupun tentang pekerjaannya. 

"Taniah diduga menjadi korban tindak pidana perdangan orang atau TPPO. Dia diduga diberangkatkan secara ilegal saat usianya baru menginjak 16 tahun saat baru lulus SMP," kata Adi, Minggu (30/5/2021).

Kasus dugaan TPPO ini, ujar Adi, akan dilaporkan kepada Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) agar ditindaklanjuti.

Editor : Agus Warsudi