Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ditreskrimum Polda Jabar Bantu Penyelidikan

Agus Warsudi · Sabtu, 21 Agustus 2021 - 12:03:00 WIB
Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ditreskrimum Polda Jabar Bantu Penyelidikan
Polisi mengevakuasi jasad ibu dan anak yang menjadi korban pembunuhan di Subang. (Foto: iNewsTv/Yudy Heryawan Juanda)

BANDUNG, iNews.id - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, sampai saat ini masih menjadi misteri. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar membantu penyelidikan agar kasus itu segera terungkap dan pelaku dapat ditangkap.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, penyidik Ditreskrimum Polda Jabar bersama Satreskrim Polres Subang bekerja keras mengungkap kasus pembunuhan yang menghebohkan masyarakat Subang pada Rabu (18/8/2021) itu.

"Jadi, intinya Polda Jabar ikut mem-backup (membantu penyelidikan) karena ini merupakan kasus yang jadi atensi (perhatian masyarakat dan pimpinan Polda Jabar)," kata Kabid Humas dihubungi wartawan, Sabtu (21/8/2021).

Penyidik, ujar Kombes Pol Erdi, telah melakukan prarekonstruksi di lokasi kejadian pembunuhan terhadap korban Tuti (55) dan Amelia Mustika Ratu (23), istri dan anak dari Yosef.

"Setelah dilakukan penyidikan beberapa orang (saksi) sudah bertambah. Kurang lebih ada 17 orang yang dimintai keterangan," ujar Kombes Pol Erdi. 

Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, ujar Kombes Pol Erdi, dalam waktu dekat diharapkan tersangka pembunuhan sadis terhadap ibu dan anak itu segera terungkap. "Insya Allah (tersangka dapat terungkap) dalam waktu dekat ya. Mohon doanya," tutur Kabid Humas.

Diberitakan sebelumnya, beberapa fakta baru terungkap dari hasil penyelidikan polisi. Berdasarkan autopsi yang dilakukan tim forensik RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung, diketahui korban Tuti (55) dibunuh terlebih dulu. Sedangkan anaknya, Amelia Mustika Ratu (23) dihabisi lima jam kemudian.

Pembunuhan terhadap Tuti dilakukan pelaku menjelang dini hari hari. Sementara, korban Amelia dibunuh sekitar pukul 04.00-05.00 WIB. Jasad kedua korban kemudian dimasukkan ke dalam bagasi mobil Alphard.

Perbedaan waktu pembunuhan terhadpa kedua korban diketahui dari kaku mayat. Kondisi kaku mayat kedua korban berbeda. 

"Kemudian dari kaku mayat diperkirakan korban pertama ibu itu meninggalnya 5 jam sebelum ditemukan. (Pembunuhan terjadi) ya dini hari lah, ya. kemudian yang anak 23 tahun remaja itu (Amelia) dperkirakan kematiannya jam 4-5 subuh, karena kaku mayatnya beda," kata Kapolres Subang AKBP Sumarni.

Selain fakta itu, polisi juga berhasil mengungkap, pembunuhan diduga terjadi saat Yosef, suami korban Tuti dan ayah kandung dari Amelia, tengah berada di rumah istri muda. Hal ini terungkap dari hasil pemeriksaan intensif polisi terhadap Yosef. 

Menurut keterangan saudara Y (suami korban), pada malam hari saudara Y berada di istri mudanya," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (20/8/2021).

Kemudian, juga didapati fakta, pelaku hanya mengambil handphone (HP) milik korban Amelia. Sedangkan barang berharga lain di rumah itu, sama sekali tidak disentuh, termasuk mobil mewah Alphard ditinggalkan begitu saja.

Ada dugaan, korban Amelia sempat merekam aksi pelaku membunuh ibunya Tuti. Sehingga, pelaku hanya membawa kabur HP milik Amelia untuk menghilangkan barang bukti rekaman tersebut.

Namun Kapolres Subang AKBP Sumarni tidak mau berspekulasi terkait kemungkinan HP korban sempat merekam aksi kejahatan itu. Pihaknya belum menyimpulkan sejauh itu.   

"Nanti kita pasti ungkapkan ke publik. Doakan saja semoga secepatnya terungkap dan pelaku segera ditangkap," ujar AKBP Sumarni, Jumat (20/8/2021).

Sementara, fakta-fakta sebelumnya yang terungkap antara lain, kedua korban ditemukan tanpa busana dengan luka para di bagian kepala. Kemudian, Yosef, suami korban Tuti sempat terdengar berteriak 'perampok' saat anak dan istrinya ditemukan tewas di bagasi mobil Alphard di rumahnya, Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021). Dengan teriakan itulah ketua RT dan warga setempat mendatangi rumah korban.

Penemuan mayat ibu dan anak perempuannya dalam bagasi mobil Alphard itu menyisakan duka mendalam bagi keluarga, Rabu (18/8/2021). Yosef, suami Tuti Suhartini (55), tampak masih syok mengetahui sang istri dan putrinya Amalia Mustika Ratu (23), tewas mengenaskan. 

Kedua korban diduga kuat dihabisi di dalam kamar. Setelah itu, korban diseret ke kamar mandi dan dibersihkan untuk menghilangkan jejak sebelum dibuang di bagasi mobil. Terungkapnya fakta itu setelah polisi dari Polres Subang melakukan olah TKP di rumah korban di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Subang. 

Pelaku membunuh kedua korban menggunakan papan cucian. Benda keras itu dipukulkan ke kepala kedua korban sampai tewas. Barang bukti tersebut disembunyikan pelaku di gudang yang ditumpuk dengan barang-barang lain.

Sampai sejauh ini, polisi belum mengetahui motif pembunuhan tersebut. Namun dipastikan bukan perampokan karena tidak ada barang berharga yang dibawa kabur oleh pelaku.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: