Kisah Surat Nikah dan Cerai Soekarno-Inggit Sempat Hendak Dijual ke Kolektor

Agus Warsudi ยท Sabtu, 28 Agustus 2021 - 09:15:00 WIB
Kisah Surat Nikah dan Cerai Soekarno-Inggit Sempat Hendak Dijual ke Kolektor
Surat nikah Inggit Garnasih dan Soekarno pada 1923. (Foto: Dokumentasi)

BANDUNG, iNews.id - Pada Kamis 24 September 2020, masyarakat, terutama di Kota Bandung, dihebohkan oleh kabar mengejutkan dari keluarga almarhumah Inggit Garnasih, mantan istri sang proklamator Soekarno. Saat itu, Tito Z Harmaen atau Tito Asmarahadi, putra dari Ratna Juami, anak angkat Inggit-Soekarno, berniat menjual surat nikah dan cerai Inggit-Soekarno.

Rencana penjualan dokumen bersejarah tersebut terungkap setelah diunggah oleh akun Instagram @popstroerindo pada Rabu (22/9/2020). Dalam unggahan itu, terlihat sebuah surat perjanjian cerai antara Inggit dengan Soekarno pada 1943.

Ketika itu, Tito menceritakan alasan hendak menjual dokumen berharga tersebut. Tito mengatakan, alasan akan menjual surat nikah dan cerai Inggit-Soekarno karena ada wasiat almarhumah Inggit.

Ada keinginan atau wasiat dari Bu Inggit buat klinik bersalin dan sekolah dasar. Jadi, hasil dari penjualan surat nikah-cerai Inggit-Soekarno, untuk kepentingan masyarakat juga karena wasiat dari Bu Inggit.

Apalagi negara atau pemerintah terkesan tak peduli terhadap surat nikah bertahun 1923 dan cerai bertahun 1943 pasangan Inggit-Soekarno itu.

Mantan Gubernur Jabar almarhum Nuriana, menjabat selama dua periode, 29 Mei 1993-13 Juni 1998 dan 13 Juni 1998-13 Juni 2003, pernah meminta surat nikah dan cerai Inggit-Soekarno.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: