Arifin dan Rifki, dua remaja disabilitas saat melayani konsumen di Kafe Kue Balok Kang Salam x Kopi Kang! Jalan Tamansari, Kota Bandung. (Foto: Arif Budianto)

“Saat itu, satu cabang bisa mendapat omset antara Rp20 hingga Rp90 juta per bulan. Tetapi setelah pandemi menerpa, satu demi satu cabang kami tutup. Puncaknya pada 2021 lalu, kami tidak kuat lagi membayar pegawai. Dengan sangat terpaksa semua cabang kami tutup,” kata Dwiki Setiabakti.

Setelah pandemi mereda dan aktivitas masyarakat berangsur normal, Kue Balok Mang Salam kembali mencoba peruntungan membuka usaha pertamanya di Jalan Tamansari. Kali ini, mengusung konsep kafe, lengkap dengan berbagai menu minuman terutama kopi. Kafe ini mempekerjakan lima orang karyawan.

Rezeki tak bisa ditolak, hingga pada 2022 lalu Kue Balok Mang Salam terpilih sebagai mitra UMKM Pertamina untuk wilayah Kota Bandung. Kafe ini mendapat pendampingan dan CSR dari Pertamina seiring penempatan dua karyawan disabilitas didikan program Dreamable-Dreamwork.

“Dari CSR itu, Pertamina memberi kami peralatan mesin kopi elektrik yang sangat mudah dioperasikan. Sebelum ada alat ini, membuat kopi espresso secara manual setidaknya perlu waktu sekitar 20 menit. Sekarang tidak sampai dua menit kopi sudah bisa disajikan kepada pengunjung. Cepat, efisien, dan mudah dioperasikan,” ujar pria kelahiran 23 tahun lalu itu.

Tak hanya cepat, mesin kopi elektrik tersebut juga menambah daftar minuman yang dijual  kepada pengunjung, seperti kopi latte dan kopi susu panas. Bertambahnya menu minuman, kata dia, membuat pengunjung terus bertambah. Apalagi, kopi yang disajikan adalah kopi Kang!, kopi olahan yang dipetik langsung oleh petani di pegunungan Garut, yang juga binaan PT Pertamina.


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network