Kang Emil salah satu kandidat pemenang Pilkada Serentak 2018 berdasarkan quick count, dan secara eksplisit akan mendukung Pak Jokowi maju di Pilres 2019. Bagaimana pendapatnya? Saya tidak begitu. Begini, saya klarifikasi lagi ya. Saya bilang, kalau dari sudut pandang partai-partai pengusung karena partai pengusung saya itu adalah pendukung pemerintah pastilah arahnya ke Pak Jokowi. Saya sendiri belum memutuskan.
Saya akan memutuskan di waktu yang tepat. Kan belum tau lawan Pak Jokowi siapa. Pak Jokowi maju apa tidak, kan belum tahu. Itu jawaban saya tolong dipegang. Jangan disebut lagi saya langsung mendukung Pak Jokowi.
Pak Jokowi sudah mengucapkan selamat?
Ya, sudah mengucapkan selamat via telepon.
Bagaimana ucapan Pak Jokowi?
Pak Jokowi sangat formal. Selamat ya Pak Ridwan Kamil begitulah kira-kira ucapannya.
Ada perkataan atau pesan dari Pak Jokowi?
Tidak ada, pendek banget. Tidak panjang lebar.
Pasangan Asyik mengklaim juga kemenangan di Pilgub Jabar. Bagaimana menurut Kang Emil?
Ya sekarang boleh menafsir. Buktinya mereka menafsir dengan senang hati pada saat hasil
quick count Sumatera Utara (Sumut) memenangkan pasangannya, tidak ada argumen harus menunggu KPU. Mereka senang saja. Tapi, pada saat kalah mereka akan menunggu. Silahkan saja. Karena hasil hitungan KPU juga saat berita terakhir tidak ada perubahan yang begitu jauh. Kami tetap lebih besar.
Kami tidak terlalu mempermasalahkan mengenai diakui atau tidak diakui lembaga
quick count. Yang penting, kami meyakini bahwa hasil hitung cepat lembaga survei dengan KPU angkanya tidak terlalu jauh. Jadi, saya dengan sabar dan rileks akan menunggu pada Senin (9/7/2018) saat pengumuman dari KPU.
Setelah Senin ada pengumuman, ada memberikan selamat atau tidak ya silakan saja. Saya tidak memaksakan.
Sudah ada yang mengucapkan selamat?
Sudah. Pak TB Hasanuddin datang sendiri saat hasil
quick count Rabu (27/6/2018) lalu. Pak Anton via telepon. Pak Demiz melalui pidatonya, Pak Demul via wawancara. Beliau semua sudah mengucapkan selamat karena memang mungkin jauh hasilnya berdasarkan
quick count. Pasangan Asyik belum, karena dalam hitungan suara masih tipis dan mungkin masih ada salah hitung.
Kang Emil, selain mendapatkan ucapan selamat, apakah ada ungkapan lain yang disampaikan?
Saya bilang. Kan semua kandidat ini orang-orang hebat. Mereka punya konsep, punya pendukung. Nah, saya bilang minta izin, nanti dalam pelaksanaan pemerintahaan ada satu atau dua konsep dari mereka yang akan diadopsi untuk pembangunan Jabar. Tujuannya kan ingin mewujudkan Jabar yang sejahtera, rakyatnya makmur.
Mereka
welcome, terutama dari Pak TB. Mempersilahkan bisa berkoalisi, berkolaborasi di masa depan. Jadi saya sih setelah ini lupakan masa lalu. Saya akan fokus untuk merangkul, bekerja sama dan menawarkan ruang-ruang kerja sama untuk membangun Jabar sebagai provinsi juara. Saya punya optimisme seperti halnya Bandung yang dulu terpuruk tapi sekarang banyak juaranya.
Editor: Muhammad Saiful Hadi