Pilkades Serentak Purwakarta, Kesbangpol: Ketidakpuasan Pendukung Bisa Picu Konflik

Asep Supiandi · Senin, 01 Maret 2021 - 15:16:00 WIB
Pilkades Serentak Purwakarta, Kesbangpol: Ketidakpuasan Pendukung Bisa Picu Konflik
Kepala Kantor Kesbangpol Purwakarta Uus Usna sudah mengidentifikasi daerah rawan konflik saat pilkades serentak. (Foto: iNews.id/Asep Supiandi)

PURWAKARTA, iNews-Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purwakarta mengidentifikasi daerah rawan konflik saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021. Potensi gesekan antarpendukung calon kepala desa (cakades) sangat besar terjadi di daerah pinggiran akibat ketidakpuasan atas hasil pemungutan suara.

Potensi rawan konflik itu berdasarkan kasus yang terjadi saat pilkades serentak yang digelar beberapa tahun sebelumnya. Pada waktu itu, konflik antarpendukung cakades di beberapa desa nyaris meluas jika saja aparat keamanan tidak sigap mengatasi keadaan, pemicunya adalah ketidapuasan atas hasil pemungutan suara.     

Kepala Kantor Kesbangpol Purwakarta, Uus Usna menuyebutkan, beberapa desa di Kecamatan Pondoksalam, Kiarapedes, Bojong, Darangdan, Plered, Sukatani, Tegalwaru, Maniis, Campaka dan Cibatu, perlu mendapat perhatian serius untuk mengantisipasi gejolak pascapemungutan suara. Gesekan antarpendukung cakades biasanya terjadi setelah mengetahui hasil dari pemungutan suara.

"Ketidakpuasan pendukung atas hasil pemnungutan suara yang harus diantisipasi. Maka antisipasinya adalah penguatan di panitia pilkades. Personel di kepanitiaan harus direkrut melalui seleksi ketat dan harus orang netral," kata Uus kepada MNC Portal Indonesia, Senin (1/3/2021).

Termasuk juga, kata dia, panitia pilkades harus berinisiatif membuat komitmen siap menang dan siap kalah dari setiap cakades. Komitmen itu juga harus melekat terhadap pendukung masing-masing cakades. Setidaknya dengan cara itu, potensi konflik bisa diminimalisasi.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2