Kuliner Majalengka Diburu di Acara Documenta Fifteen Kassel Jerman, Ini Reaksi Bule

Inin nastain · Selasa, 19 Juli 2022 - 17:39:00 WIB
Kuliner Majalengka Diburu di Acara Documenta Fifteen Kassel Jerman, Ini Reaksi Bule
Pengunjung memburu kuliner dari Majalengka yang disuguhkan di acara documenta fifteen di Kassel, Jerman. (Foto: Istimewa) 

KASSEL, iNews.id - Program Apamart, yang digagas kolektif seni Jatiwangi art Factory (JaF) pada documenta fifteen di Kassel, Jerman sukses mencuri perhatian kolektif seni lainnya. Dalam program yang dimulai Senin (18/7/2022) sore waktu setempat itu, sejumlah pelaku UKM yang digandeng JaF menyuguhkan beberapa kuliner khas Majalengka.

Apamart sendiri merupakan program rutin yang sudah dilakukan di JaF. Dalam pelaksanaannya, Apamart menyediakan berbagai macam jajanan dan produk dari berbagai komunitas. Apamart, kerap disebut juga dengan pasar kaget.

Pada gelaran documenta fifteen, ada empat pelaku UKM dari Majalengka yang terlibat dalam Apamart itu. Mereka merupakan pelaku Ekraf dari Saung Eurih, Kopi Apik, Roti Wangi, dan Rempah Embassy.

Di Hubner Areal, salah satu lokasi documenta fifteen, mereka menyajikan olahan masing-masing, untuk disajikan kepada mereka yang berada di sekitar lokasi, baik kolektif seni, maupun apresiator. Apamart sendiri berlangsung selama dua hari, dari Senin kemarin sampai hari ini, Selasa (19/7/2022), dari siang hingga sore waktu setempat.

Gilang, owner Kopi Apik mengatakan, animo masyarakat di sana untuk menikmati kopi lokal asal Majalengka cukup besar. Pada Apamart pertama itu, puluhan gelas kopi khas Kopi Apik terseduh untuk dinikmati warga dunia.

"Alhamdulillah, animonya tinggi. Yang paling banyak diminati itu Kopi dari (Kecamatan) Lemahsugih (Kabupaten Majalengka)," kata Gilang.

Pandu Rahadian, owner Roti Wangi menjelaskan, Apamart tersebut berjalan cukup meriah. Roti Wangi sendiri, dalam pelaksanaannya berkolaborasi dengan produsen roti dan pizza setempat.

"Kolaborasi dengan pembuat roti lokal sini, Kassel. Namanya Saskia dan Bastian. Senang banget, Roti Wangi bisa bikin roti di tempat jago-jago roti," tutur dia.

Mings, owner Rempah Embassy menjelaskan, produk minuman dengan bahan rempah-rempah miliknya, mendapat sambutan yang cukup hangat dari warga dunia. 

"Seduhan rerempahan atau biasa disebut wedang, membuat para pengunjung merasa gembira. Ada beberapa juga yang histeris, macam 'waaaaaw' gitu. Alhamdulillah mereka berbahagia dengan apa yang kami tawarkan," kata dia.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: