Korupsi Pengadaan Barang Bansos KBB, Aa Umbara Divonis 5 Tahun Penjara

Agus Warsudi ยท Kamis, 04 November 2021 - 17:26:00 WIB
Korupsi Pengadaan Barang Bansos KBB, Aa Umbara Divonis 5 Tahun Penjara
Bupati Bandung Barat non-aktif Aa Umbara Sutisna. (Foto: Dokumentasi/Adi Haryanto)

BANDUNG, iNews.id - Terdakwa kasus korupsi pengadaan barang bantuan sosial (bansos), Aa Umbara Sutisna divonis hukuman 5 tahun penjara. Selain itu, Bupati Bandung Barat non-aktif ini juga didenda Rp250 juta subsidair 6 bulan kurungan. 

Vonis tersebut dibacakan oleh majelis hakim yang dipimpin Surachmat di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung Kamis (4/11/2021). Namun Aa Umbara tidak hadir di ruang sidang. Dia mengikuti persidangan secara virtual melalui video conference

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Aa Umbara Sutisna dengan pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp250 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan," kata ketua majelis hakim Surachmat.

Putusan tersebut lebih ringam dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam sidang sebelumnya, JPU KPK menuntut terdakwa Aa Umbara dengan hukuman 7 tahun penjara. 

Surachmat menyatakan, Aa Umbara terbukti melanggar Pasal 12 huruf i Undang Undang Tindak Pidana Korupsi dan pasal 12 huruf b UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). 

Sebelum menjatuhkan vonis, ketua majelis hakim membacaka  hal-hal yang meringankan dan memberatkan putusan. Hal yang memberatkan, yakni, Aa Umbara dinilai tak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi. 

Sementara hal yang dinilai meringankan, Aa Umbara belum pernah dihukum dan bersikap sopan selama menjalani persidangan. "Hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan," ujar majelis hakim. 

Atas putusan tersebut, majelis hakim memberikan waktu satu minggu kepada Aa Umbara dan kuasa hukumnya untuk pikir-pikir melakukan upaya hukum banding atas putusa tersebut atau menerima.

Diketahui JPU KPK menuntut Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna dengan hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan. Terdakwa Aa Umbara dinilai terbukti melakukan korupsi pengadaan barang bantuan sosial (bansos) Covid-19 pada 2020. 

Tuntutan tersebut dibacakan jaksa KPK Budi Nugraha dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Senin (25/10/2021). "Aa Umbara terbukti dalam dakwaan kumulatif 1 dan 2, yakni, Pasal 12 huruf i dan Pasal 12 huruf B Undang-Undang nomor 31 Tindak Pidana Korupsi," kata Budi Nugraha.

Selain hukuman 7 tahun penjara denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan, jaksa KPK juga menuntut Aa Umbara membayar uang pengganti Rp2 miliar lebih dengan ketentuan bila tidak membayar dalam waktu satu bulan, harta benda akan disita. 

"Harta benda (terdakwa) akan disita dan dilelang untuk menutup uang pengganti. Jika tidak tercukupi, akan dipidana selama satu tahun penjara," ujar Budi Nugraha. 

Jaksa KPK juga menuntut Aa Umbara dengan pencabutan hak politik untuk dipilih dan memilih dalam jabatan publik selama lima tahun seusai terdakwa menjalani hukuman.

Editor : Agus Warsudi

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: