Data Korban Longsor Cimanggung Hasil Pendataan Pemkab Sumedang

Agus Warsudi · Senin, 11 Januari 2021 - 22:45:00 WIB
Data Korban Longsor Cimanggung Hasil Pendataan Pemkab Sumedang
Tim SAR gabungan tak kenal lelah mencari korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cimanggung, Sumedang. (Foto: Basarnas Bandung)

SUMEDANG, iNews.id - Pemkab Sumedang menghimpun data dan informasi terkait korban bencana tanah longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bencana yang terjadi pada Sabtu (9/1/2021) itu menyebabkan belasan orang tewas, 14 rumah hancur, dan puluhan warga terluka.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang Herman Suryatman mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, ada dua rumah dihuni delapan orang tertimbun longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. 

Sampai saat ini, delapan korban tersebut belum berhasil dievakuasi dari timbunan material tanah longsor. "Ada 14 rumah tertimbun, dua (rumah) di antaranya isinya delapan orang," kata Herman di Posko Pencarian dan Penyelamatan Longsor Cimanggung, Senin (11/1/2021).

Belasan rumah yang tertimbun itu berjejeran di dataran miring. Di atas pemukiman itu, ada pemukiman lagi yakni Kompleks SBG Parakan Muncang dengan diselingi oleh lahan miring yang minim vegetasi. Beberapa rumah di Komplek SBG yang berada di atas lokasi longsor itu pun mengalami kerusakan karena tebih tanah longsor.

Berdasarkan data yang dihimpun, total 26 orang masih dilakukan pencarian. Mereka diduga masih tertimbun tanah longsor. Sejauh ini, Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan telah menemukan 14 orang korban yang meninggal dunia akibat bencana itu.

"Ada tiga orang selamat dari peristiwa longsor itu namun mengalami luka berat. Sedangkan korban luka ringan 26 orang. Korban luka-luka, termasuk yang meninggal langsung dievakuasi ke Puskesmas Sawahdadap," ujar Sekda Sumedang. 

Saat ini, kepolisian dari Polres Garut tengah melakukan identifikasi korban yang meninggal dunia. Sedangkan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dibantu dengan menggunakan alat berat untuk mengeruk tanah di lokasi longsor.

"Namun proses pencarian itu menyesuaikan dengan dengan cuaca. Pasalnya ketika hujan, pencarian akan dihentikan sementara guna menghindari potensi longsor susulan," tutur Herman.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terpaksa diungsikan ke tempat aman, Senin (11/1/2021). Pasalnya, tanah longsor masih mengancam seiring sering turun hujan deras mengguyur kawasan itu.

Sekda Kabupaten Sumedang Herman Suryatman mengatakan, warga diungsikan sebagai langkah antisipasi longsor susulan yang diduga masih mengancam Dusun Bojong Kondang, Cihanjuang, Cimanggung.

"Ratusan warga diungsikan. Sebanyak 125 KK (kepala keluarga) dari Kompleks Perumahan SBG. Kemudian ada 54 KK dari area sekitar longsor dan 24 KK tambahan yang ikut diungsikan. Data terus bergerak. Saya koordinasi dengan ketua RT dan RW setempat," kata Herman di lokasi longsor, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Herman mengemukakan, ratusan warga diungsikan ke posko pengungsian di beberapa tempat. Pemkab Sumedang memastikan menyuplai logistik makanan dan air bersih.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: