Cegah Jakarta Tenggelam, Legislator Ini Sebut Butuh Kebijakan Revolusioner

Agung Bakti Sarasa · Senin, 02 Agustus 2021 - 10:42:00 WIB
Cegah Jakarta Tenggelam, Legislator Ini Sebut Butuh Kebijakan Revolusioner
Pemprov DKI Jakarta diminta membuat kebijakan revolusioner, di antaranya menghentikan eksploitasi air tanah untuk menangkal prediksi Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. (Foto: Ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id - Anggota DPR Dedi Mulyadi merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden soal nasib Jakarta yang akan tenggelam dalam sepuluh tahun ke depan. Legislator dari Purwakarta yang konsen di bidang lingkungan hidup ini menilai pernyataan tersebut sebagai peringatan. 

Menuurut Dedi, jika Jakarta tak ingin tenggelam, pemerintah harus membuat kebijakan revolusioner, khususnya terkait ekploitasi air tanah yang disebut-sebut menjadi penyebab utama penurunan permukaan tanah Jakarta. 

"Butuh kebijakan revolusioner. Kalau memang faktor penyebabnya adalah eksploitasi air bawah tanah, maka itu harus dihentikan. Itu satu-satunya jalan yang bisa dilakukan," kata Dedi, Senin (2/8/2021). 

Selain menghentikan eksploitasi air tanah, Dedi juga mengatakan bahwa beban Jakarta harus dikurangi. Hal itu, kata Dedi, dapat dilakukan dengan melakukan revisi tata ruang Jakarta.

"Jakarta harus segera revisi tata ruangnya. Itu sudah beberapa kali saya sampaikan. Kita ini selalu terlambat dalam antisipasi setiap peristiwa bencana," katanya. 

Dedi menilai, pernyataan Joe Biden tersebut merupakan bentuk peringatan tegas. Mumpung masih ada waktu, kata Dedi, Pemprov DKI Jakarta dan warganya harus segera membenahi diri, agar Jakarta benar-benar tidak tenggelam.

"Mumpung ada waktu 10 tahun lagi," ujarnya. 

Dedi menekankan, jika prediksi Joe Biden tersebut benar-benar terjadi, maka investasi yang sudah dibangun lama di Jakarta tidak akan ada artinya lagi.

"Ada properti, industri, tidak ada artinya kalau tenggelam. Maka harus dicegah, hentikan aktivitas yang bisa menyebabkan Jakarta tenggelam," kata Dedi.

Sebelumnya diberitakan, pakar geologi Universitas Padjdjaran (Unpad), Dicky Muslim pun menilai bahwa pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden terkait masa depan Jakarta sudah tepat.

"Joe Biden sudah tepat mengingatkan. Saya pribadi sih bersyukur, jadi diingatkan bersama bahwa ada masalah lho dengan Jakarta," tutur Dicky melalui sambungan telepon selulernya, Sabtu (31/7/2021). 

Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Wilayah Jawa Barat dan Banten itu pun yakin, pesan yang disampaikan Joe Biden tersebut telah melalui sebuah kajian. Artinya, Joe Biden tidak asal-asalan dalam menyampaikan pernyataannya itu. 

"Tentu Presiden Amerika akan bertanya dulu dalam menyiapkan pidatonya. Dia kan tidak menyoroti Jakarta saja kan dalam pidatonya, tetapi masalah global, pemanasan global. Jakarta menjadi contoh karena ada informasi kepada beliau tentang Jakarta," tutur Dicky. 

Terlepas dari pernyataan Joe Biden, lanjut Dicky, Jakarta dan sejumlah wilayah pesisir pantai utara memang tengah mengalami penurunan tanah yang lebih cepat berdasarkan kajian geologis, salah satunya akibat ekstraksi air tanah. 

"Kalau istilah saya di kelas itu bunuh diri pelan-pelan. Airnya diambil pelan-pelan dan masyarakat serta pemerintah seakan tak peduli (dengan kondisi penurunan tanah)," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi