Caca, terduga jambret, berlindungan di belakang Bhabinkamtibmas. (FOTO: iNews/MIFTAHUDIN)
Miftahudin

KUNINGAN, iNews.id - Caca, seorang pria nyaris babak belum dipukuli massa karena diduga menjambret handphone (HP) milik anak sekolah di Jalan Juanda, Kabupaten Kuningan, Rabu (14/9/2022). Beruntung, nyawa pria itu diselamatkan Bhabinkamtibmas Aiptu Irwan dan dibawa ke Polsek Kuningan.

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Aiptu Irwan menghalangi warga yang hendak memukuli Caca. Sedangkan Caca yang ketakutan duduk berjongkok, berlindung di belakang Aiptu Irwan. Tak lama kemudian, datang sepeda motor yang mengantarkan Caca dan Bhabinkamtibmas ke Mapolsek Kuningan.

Kepada petugas di Mapolsek Kuningan, Caca, warga Pakembangan, Garawangi, Kuningan, mengaku nekat merampas HP milik anak sekolah karena terdesak kebutuhan untuk membayar cicilan di bank. "Saya baru pertama kali ini, terpaksa (menjambret HP) untuk bayar cicilan bank," kata Caca.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, modus operandi Caca merampas HP berpura-pura meminjam handphone korban yang sedang menunggu angkutan kota (angkot). Kemudian pelaku menyuruh korban membeli minuman dengan memberikan uang Rp5.000. Saat korban lengah, pelaku Caca kabur membawa handphone milik korban.

Korban sempat mengejar pelaku namun gagal karena pelaku menggunakan sepeda motor. Kemudian korban pulang melaporkan kejadian tersebut ke orang tuanya.

"Anak saya kan baru pulang dari main futsal, cuman salah naek angkot. Kemudian turun di lokasi kejadian mau ganti angkot. Saat berdiri menunggu angkot, didatangi pelaku. Entah kenapa seperti dihipnotis, anak saya (menurut) disuruh beli air dan diberi uang Rp5.000. Saat berjalan, pelaku kabur sambil membawa kantong (tas) anak saya," kata Iman Mauludin. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku Caca mendekam di sel tahanan Mapolsek Kuningan. Selain menahan pelaku, sepeda motor yang digunakan saat beraksi juga turut diamankan.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT