Para penari memukau ribuan penonton Rampes Kuningan 2022 yang memadati Open Space Gallery, Jumat (9/9/2022) malam. (FOTO: YUDI SUDIRMAN)
Yudi Sudirman

KUNINGAN, iNews.id - Ragam Pesona (Rampes) Kuningan 2022 memukau ribuan penonton yang memadati Open Space Gallery (OSG), Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Jumat (9/9/2022) malam. Para penonton disuguhi penampilan seni budaya lokal yang dikemas apik.

Tak hanya itu, para penonton juga menikmati pesona wisata alam Kuningan yang ditayangkan melalui videotron berukuran 8X3 meter, dihiasi lighting digital dan gaung sound system berkekuatan 50.000 Watt. 

Mata penonton benar-benar dimanjakan sejak pembukaan acara melalui tampilan Tari Selamat Datang (Tari Bokor) hingga kemegahan panggung. Satu persatu dari 11 ragam tari, musik tradisional, dan tari modern dipersembahkan oleh kurang lebih 440 pelaku seni yang dibawakan oleh putra putri daerah Kuningan. 

Solois bersuara merdu Kezia Aulia Purnama diiringi tiupan harmonika oleh Duta Harmonika United Kingdom Sarah Saputri. Kezia memukau lewat lantunan tembang White Horse Kuningan dan Kuningan is Reminiscence. 

Penampilan memukau para penari dan penyanyi membuat gelaran yang dimulai sekitar pukul 20.00 hingga 23.00 WIB itu seakan cepat selesai dan meninggalkan kesan dalam. 

Perhelatan dibuka Bupati Kuningan Acep Purnama dan mendapat sambutan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melalui tayangan video. Hadir pula jajaran porkofimda, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan beberapa kepala daerah, juga tamu khusus, baik dari provinsi maupun pusat.

“Kami sangat bersyukur, perhelatan Rampes Kuningan yang dimulai sejak pagi dengan kegiatan pameran kepariwisataan yang diisi 15 stand, disambung malamnya pertunjukan kreasi seni budaya ini mendapat respon positif dari masyarakat, sehingga mereka rela berbondong-bondong datang ke OSG untuk menyaksikan acara hingga tuntas,” kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Teti Sukmawati.

Teti Sukmawati optimistis kegiatan Rampes bisa menjadi agenda tahunan sebagai sarana promosi pariwisata Kuningan. Lewat Rampes, masyarakat dan wisatawan dapat mengenal kekayaan seni budaya dan keelokan alam Kabupaten Kuningan. Harapannya, Kuningan lebih dikenal tak hanya di Indonesia, tetapi juga manca negara.

“Kearifan lokal masih terjaga kuat, dihiasi dengan keindahan alam dan kesejukan udara menjadi modal kuat sektor kepariwisataan Kabupaten Kuningan. Kegiatan Rampes kami yakini dapat menjadi salah satu sarana promosi efektif untuk menarik minat wisatawa berkunjung untuk menikmati keelokan milik Kuningan,” ujar Teti Sukmawati.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT