HK alias Muhadi dan S alias Barnet, tersangka pembunuh dua pemuda di Rancaekek, Kabupaten Bandung. (FOTO: DILA NASHEAR)
Saufat Endrawan, Dila Nashear

BANDUNG, iNews.id - Azi Muhammad dan Sugeng, dua pemuda di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, tewas dibunuh saat menonton kesenian kuda lumping yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Kedua korban ditusuk senjata tajam oleh pelaku HK alias Muhadi (33) dan S alias Barnet (40).

Polisi yang menerima laporan warga meluncur ke lokasi kejadian. Di lokasi kejadian, petugas mendapati jasad kedua korban tergeletak tak jauh dari rumahnya. Polsek Rancaekek dan tim Inafis Satreskrim Polresta Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi.

Hasilnya, petugas mendapatkan identitas pelaku berinisial M dan B. Polisi pun memburu kedua pelaku. Setelah melakukan perburuan selama satu pekan, kedua pelaku, HK alias Muhadi dan S alias Barnet berhasil diringkus di tempat persembunyian di Kabupaten Garut.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, penangkapan pelaku pembunuhan warga Rancaekek itu berawal dari pengembangan temuan mayat saat momen perayaan HUT ke-77 RI.

"Saat itu ditemukan mayat di Rancaekek. Kemudian polisi melakukan penyelidikan sumber asal muasal terjadinya peristiwa ini," kata Kapolresta Bandung dalam konferensi pers di Mapolresta Bandung, Selasa (23/8/2022).

Hasil penyelidikan, ujar Kombes Pol Kusworo Wibowo, diketahui Azi Muhammad dan Sugeng merupakan korban pembunuhan. Dari hasil pemeriksaan, peristiwa ini terjadi seusai pelaku dan korban Sugeng terlibat cekcok saat menonton kuda lumping di Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek.

"Dalam keadaan mabuk, pelaku HK alias Muhadi, korban Sugeng dan Azi sempat berkelahi. Hingga kemudian pelaku mengambil senjata tajam milik korban (Sugeng). Senjata tajam itu ditusukan ke dada sebelah kiri korban Sugeng dan Azi," ujar Kombes Pol Kusworo Wibowo.

Di lokasi kejadian ada S alias Barnet, teman pelaku HK alias Muhadi. Tersangka S alias Barnet turut memukul dan menendang korban Azi dan Sugeng hingga masuk ke selokan. Setelah itu, keduanya melarikan diri ke Garut.

"Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 338 tentang pembunuhan dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," tutur Kapolres Bandung.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT