UMK Pangandaran 2022 Ditetapkan Rp1.884.364, Naik Rp23.773 Dibanding 2021

Syamsul Ma'arif ยท Senin, 29 November 2021 - 22:27:00 WIB
UMK Pangandaran 2022 Ditetapkan Rp1.884.364, Naik Rp23.773 Dibanding 2021
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengusulkan UMK Pangandaran 2022 naik Rp100.000 dan Dewan Pengupahan Pangandaran mengusulkan naik Rp23.773. (Foto: HUMAS PEMKAB PANGANDARAN)

PANGANDARAN, iNews.id - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pangandaran 2022 ditetapkan sebesar Rp1.884.364. UMK Pangandaran 2022 itu naik Rp23.773 dibanding UMK 2021 sebesar Rp1.860.000 lebih.

"Usulan penetapan UMK Pangandaran telah ditandatangani. Dasar kami menentukan UMK itu Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021," kata Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata, Senin (29/11/2021).

Jeje Wiradinata menyatakan, semula Pemkab Pangandaran menginginkan UMK Pangandaran 2022 naik Rp100.000. "Kami mengusulkan dua besaran nominal UMK Pangandaran 2022 ke Pemprov Jawa Barat," ujar Jeje.

Usulan pertama Rp23.773 merupakan hasil kesepakatan dengan dewan pengupahan. Sedangkan usulan kedua Rp100.000 merupakan keinginan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.

Berdasarkan salinan surat usulan UMK Pangandaran kepada Pemprov Jawa Barat, didasari oleh tren pertumbuhan karakteristik perekonomian darerah. "Pangandaran sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Jabar Selatan, sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jabar Nomor 12 Tahun 2014," tutur Bupati Pangandaran.

Selain itu juga merupakan wilayah dan kawasan andalan pengembangan Priangan Timur sesuai Perda Provinsi Jabar Nomor 22 Tahun 2010. Karena Pangandaran disebut sebagai daerah percepatan pembangunan kawasan Jabar bagian selatan sesuai PP Nomor 87 Tahun 2021 hal yang layak jika UMK dinaikkan Rp100.000.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: