Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac Belum Selesai, Persentase Kemanjuran Bisa Berubah

Arif Budianto · Sabtu, 16 Januari 2021 - 09:30:00 WIB
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac Belum Selesai, Persentase Kemanjuran Bisa Berubah
Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Kamis (23/7/2020). (Foto: iNews/Billy)

BANDUNG, iNews.id - Uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac yang dilaksanakan Tim Riset Universitas Padjadjaran (Unpad) masih berlangsung hingga Mei 2021. Saat riset dan diumumkan Juni 2021, persentase efikasi atau standar kemanjuran vaksin Covid-19 Sinovac diketahui, bisa di atas atau di bawah 65 persen.

Diketahui, PT Bio Farma telah melansir vaksin Covid-19 Sinovac buatan China yang telah digunakan di Indonesia sejak vaksinasi perdana Rabu 13 Januari 2021, memiliki khasiat atau efikasi sebesar 65 persen. 

Sedangkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mewajibkan batas efikasi vaksin untuk pandemi minimal 50 persen.

Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Unpad Kusnandi Rusmil mengatakan, vaksin Covid-19 Sinovac asal China bisa digunakan karena telah mendapatkan sertifikat emergency use authorization (EUA) Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Namun, hingga saat ini, kata Kusnandi, proses uji klinis masih berlangsung. Sebanyak 1.600 relawan menjalani serangkaian riset hingga triwulan 2 tahun 2021 ini. 

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2