Tingkat Keterisian RS Covid-19 Turun, Stok Oksigen Medis di Jawa Barat Surplus

Agus Warsudi · Sabtu, 21 Agustus 2021 - 12:36:00 WIB
Tingkat Keterisian RS Covid-19 Turun, Stok Oksigen Medis di Jawa Barat Surplus
Pemprov Jabar membuka layanan virtual pinjaman tabung oksigen gratis untuk pasien isoman. Seiring penurunan tingkat keterisian RS Covid-19, stok oksigen medis di Jabar surplus. (Foto: Ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id - Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit (RS) Covid-19 di Provinsi Jabar turun drastis di angka 26,60 persen per Jumat (20/8/2021). Kondisi ini menyebabkan, ketersediaan atau stok oksigen medis untuk pasien Covid-19 surplus. 

BOR 26,60 persen itu bisa dikatakan terjun bebas dibanding saat terjadi lonjakan kasus pada 2 Juli 2021 lalu dengan angka BOR mencapai 90,91 persen. Angka tersebut menjadi yang terendah sejak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, BOR RS Covid-19 di Jabar terus mengalami penurunan sejak PPKM diterapkan pada 3 Juli 2021 lalu.

Meski BOR menurun drastis, kata Setiawan, ketersediaan oksigen tetap perlu dijaga. Pasalnya, hingga saat ini, masih ada pasien Covid-19 yang dirawat di RS dan menjalani isolasi mandiri (isoman).

"Masyarakat yang masih dirawat di rumah sakit angkanya mencapai 4.493 orang, yang tinggal di pusat isolasi saat ini 5.008 orang, di pusat isolasi desa kelurahan 3.800 orang, dan solasi mandiri di rumah-rumah ada 43 ribu orang," kata Setiawan, Sabtu (21/8/2021). 

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: