Tawarkan PSK lewat WhatsApp, 2 Mami Ditangkap Polisi di Majalengka

Inin nastain · Kamis, 26 November 2020 - 13:13:00 WIB
Tawarkan PSK lewat WhatsApp, 2 Mami Ditangkap Polisi di Majalengka
Polres Majalengka menghadirkan dua mami, pelaku penyedia prostitusi daring ke saat ekspose kasus, Kamis (26/11/2020). (Foto: Sindonews/Inin Nastain)

MAJALENGKA, iNews.id - Dua orang 'mami', warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, ditangkap Satreskrim Polres Majalengka karena menawarkan Pekerja Seks Komersial (PSK) lewat WhatsApp. Akibat perbuatannya, kedua perempuan itu terancam mendekam di penjara selama enam tahun.

Kedua muncikari itu masing-masing berinisial ASR alias Ayu, warga Desa Pinangraja, Kecamatan Jatiwangi, dan IP alias RINA, warga Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga.

Keduanya ketahuan menjalankan aktivitas menyediakan jasa prostitusi lewat media sosial WhatsApp dan me chat. Keduanya ditangkap petugas di salah satu kamar Wisma di Jalan Pemuda, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Selasa (24/11/2020) kemarin.

Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, penangkapan terhadap dua orang mami itu berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas prostitusi daring.

"Dari laporan itu, petugas kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya mengendus lokasi kedua mami itu sekaligus menangkap keduanya," kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Siswo De Cuellar Tarigan saat ekspose kasus di Mapolres Majalengka, Kamis (26/11/2020).

Dia mengatakan, penangkapan berawal saat Selasa kemarin, sekitar pukul 22.00 WIB, petugas mendapati dua orang perempuan (PSK) bersama dengan seorang laki-laki yang bukan pasangan sahnya di sebuah kamar wisma. Diketahui bahwa satu orang perempuan tersebut difasilitasi oleh terlapor.

"Perempuan itu dijajakan terlapor untuk melayani tamu yang diduga akan melakukan perbuatan cabul di salah satu kamar wisma,” kata Kapolres.

Dia menjelaskan, dalam menjalankan aktivitasnya, pelaku biasa menjajakan beberapa perempuan lewat mi chat dan WhatsApp. Terlapor menjajakan para PSK dengan cara mengirimkan foto-foto para perempuan melalui media sosial itu kepada para calon pengguna jasa para PSK.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2