Sejarah Masjid Kubah Emas di Depok, Sosok Pendiri, Arsitektur dan Filosofinya

Reza Rizki Saputra ยท Selasa, 02 Agustus 2022 - 20:14:00 WIB
Sejarah Masjid Kubah Emas di Depok, Sosok Pendiri, Arsitektur dan Filosofinya
Masjid Kubah Emas di Depok, Jawa Barat yang megah. (Foto: Dok.iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Sejarah Masjid Kubah Emas di Depok, Jawa Barat mungkin belum banyak yang mengetahuinya. Masjid Kubah Emas Depok memiliki banyak sebutan atau nama di antaranya Masjid Agung Limo atau Masjid Dian Al-Mahri.

Masjid Kubah Emas menjadi tempat wisata religi bagi umat muslim. Masjid ini berlokasi di Jalan Raya Meruyung, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat.

Masjid Kubah Emas di Depok, Jawa Barat ini disebut-sebut sebagai masjid termegah se-Asia Tenggara. Sejarah pembangunan masjid ini dimulai sejak tahun 2001. Pendiri Masjid Kubah Emas adalah pasangan suami-istri yakni Maimun Al Rasyid dan Dian Al Mahri.

Masjid ini merupakan salah satu dari tujuh masjid di dunia yang memiliki kubah berlapiskan emas. Enam masjid lainnya adalah Masjid Qubbah As-Sakhrah di Palestina, Masjid Al Askari di Irak, Masjid Suneri di Lahore, Masjid Sultan Singapura di Singapura, Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin di Brunei Darussalam, dan Masjid Jami’ Bandar Sri Begawan di Brunei Darussalam.

Sejarah Pembangunan Masjid Kubah Emas

Sejarah pembangunan Masjid Kubah Emas sebenarnya bermula pada tahun 1996. Saat itu, Maimun Al Rasyid dan Dian Al Mahri membeli lahan di Kecamatan Limo, Depok, yang nantinya menjadi tempat dibangunnya Masjid Kubah Emas. 

Proses pembangunan Masjid Kubah Emas memerlukan waktu sekitar 7 tahun. Pembangunan masjid ini dimulai pada tahun 2001 dan diresmikan tanggal 31 Desember 2006, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Penggunaan pertama Masjid Kubah Emas yaitu untuk melaksanakan Salat Ied tahun 1427 Hijriah.

Warga mengunjungi Masjid Kubah Emas di Depok, Jabar. (Foto: Dok.iNews.id)
Warga mengunjungi Masjid Kubah Emas di Depok, Jabar. (Foto: Dok.iNews.id)

Di atas tanah berukuran 8.000 meter persegi dengan luas total lahan 70 hektar, masjid ini didirikan. Daya tampungnya mencapai 20.000 orang. Halaman depannya, yang berukuran 45 x 57 meter, dapat memuat 8.000 orang. Hingga kini, kompleks Masjid Kubah Emas juga telah menjadi salah satu destinasi wisata religi di Depok, selain itu tentu saja sebagai tempat ibadah serta untuk melaksanakan berbagai aktivitas keagamaan sebagaimana fungsinya.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: