Sejarah Danau Situ Gede Tasikmalaya, Tragedi Terbunuhnya Eyang Prabudilaya

Amelia Ayu Aldira ยท Sabtu, 24 September 2022 - 10:01:00 WIB
Sejarah Danau Situ Gede Tasikmalaya, Tragedi Terbunuhnya Eyang Prabudilaya
Objek wisata Situ Gede di Kota Tasikmalaya. (FOTO: ISTIMEWA/GAUNGPLUS)

JAKARTA, iNews.id - Sejarah danau Situ Gede di Tasikmalaya menjadi objek wisata sejak zaman penjajahan Belanda. Keindahan alam Situ Gede membuat takjub para pengunjung danau. 

Tasikmalaya adalah salah satu kota di Jawa Barat. Banyak wisatawan mengunjungi Tasikmalaya untuk melihat budaya, adat, kuliner, dan objek wisata. Oleh karena itu, Kota Tasikmalaya mengembangkan pariwisata dengan melengkapi berbagai fasilitas, seperti, hotel, resor, pusat perbelanjaan, dan transportasi umum. 

Secara geografis, Kota Tasikmalaya terletak antara 7°02’29”-7°49’08” Lintang Selatan dan 107°54’10”-108°26’42”  Bujur Timur. Terdapat beberapa gunung, terutama di bagian timur kabupaten, seperti yang terlihat di bagian timur laut tempat Gunung Galunggung berada.

Ketinggian rata-rata kota adalah antara 200-500 meter meter di atas permukaan laut (MDPL). Tetapi hanya 13,05 persen bagian kota terletak di dataran rendah antara 0 hingga 200 meter. Sisanya mendaki ke ketinggian puncak.

Kota Tasikmalaya secara administratif terdiri atas 10 kecamatan, 69 kelurahan dan tiga kecamatan termasuk wilayah pesisir dan laut, yaitu kecamatan Cikalong, Cipatujah, Karangnunggal. Dengan itu, Kota Tasikmalaya secara geografis lengkap, dilintasi oleh rangkaian gunung berapi di Pulau Jawa.

Tanah Kota Tasikmalaya subur karena berada di lereng pegunungan dan didukung oleh mata air melimpah. Suhu di kota Tasikmalaya berkisar antara 20 dan 30 derajat.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: