get app
inews
Aa Text
Read Next : Momen Gibran Main Bola di Wamena, Cetak 2 Gol dan Dukung SSB Papua

Kunjungi Ponpes Cipasung Tasikmalaya, Wapres Gibran Takjub Santri Kuasai AI 

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:37:00 WIB
Kunjungi Ponpes Cipasung Tasikmalaya, Wapres Gibran Takjub Santri Kuasai AI 
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memayungi pengasuh Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya saat melakukan kunjungan kwrja ke Tasikmalaya. (Foto: ist)

TASIKMALAYA, iNews.idWakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/1/2026). 

Kunjungan ini tidak hanya membawa misi penguatan teknologi bagi santri, tetapi juga menyisakan cerita tentang kesantunan sang Wapres di hadapan para ulama.

Sejak tiba di Cipasung, Wapres Gibran disambut hangat oleh pimpinan dan sesepuh pesantren, termasuk KH Ubed Ubaidillah dan KH Acep Adang.

Agenda pertama Gibran adalah mengunjungi kediaman almarhum sesepuh Cipasung, Abah KH Koko Komarudin Ruhiyat. Langkah ini dinilai sebagai bentuk tabarukan dan penghormatan mendalam kepada figur ulama yang telah berjasa.

Menariknya, Gibran sempat meninjau sebuah ruang khusus yang bersejarah. Di ruangan itulah, Presiden Prabowo Subianto dulu pernah menuliskan pesan amanat dari almarhum Abah KH Koko agar negara memberi perhatian lebih kepada pesantren.

"Mas Wapres melihat langsung ruang khusus itu. Beliau menyampaikan kesan tentang foto Presiden Prabowo yang sedang mencatat pesan Abah sesepuh. Sekarang, amanat itu mulai terwujud dengan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren," ujar Khodimul Majelis Dzikir Ponpes Cipasung, KH Deni Sagara (Gus Deni).

Usai napak tilas, Wapres Gibran bergeser ke Gedung Pusat Media dan Teknologi. Di sana, ia dibuat takjub oleh kemampuan para santri yang sedang mengikuti pelatihan Kecerdasan Buatan (AI) dan Robotik.

Gibran berdialog langsung dengan para santri dan menyaksikan presentasi karya inovatif mereka. Ia berpesan agar santri tidak hanya kuat secara akhlak, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan teknologi masa depan.

Ada kejadian menarik saat hujan deras mengguyur kompleks pesantren. Saat keluar dari gedung teknologi, Gibran menolak saat ajudan atau kiai hendak memayunginya. Sebaliknya, ia justru memegang sendiri payung hitamnya dan memayungi kiai muda yang mendampinginya menuju Aula Dome.

"Mas Wapres langsung memegang payungnya sendiri. Beliau menolak halus saat saya tawarkan bantuan. Katanya, 'Tak usah, Pak Kiai. Saya yang bersyukur sudah diterima dengan baik di sini'," tutur Gus Deni menirukan ucapan Gibran.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut