Perempuan asal Subang Jabar Tewas di Semarang, Polisi Buru Teman Kencan Korban
SEMARANG, iNews.id – Meliyanti (24), perempuan asal Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), yang jasadnya ditemukan dalam lemari di kamar hotel di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), diduga dihabisi teman kencannya. Pelaku yang diduga kabur pada Kamis (11/2/2021) dini hari saat ini dalam buruan polisi.
Sedangkan jasad korban itu ditemukan pada Kamis siang dalam lemari di kamar nomor 102 sebuah hotel yang berlokasi di Jalan Sriwijaya Semarang.
Informasi diperoleh, teman kencan korban diantar oleh tukang ojek dari hotel ke Terminal Bus Sukun, Banyumanik, pada Kamis dini hari, seusai menghabisi nyawa Meliyanti.
Kapolsek Semarang Selatan Kompol Untung Kristopo mengatakan, dari hasil pemeriksaan polisi, di tubuh korban ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga dibunuh dengan cara dibekap hingga kehabisan napas.
"Seorang perempuan ditemukan meninggal di lemari di kamar 102. Kondisinya nekuk, kaki di atas. Luka-luka ada, termasuk di kaki memar," kata Kapolsek Semarang Selatan Kompol Untung Kristopo.
Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, ujar Kompol Untung, korban Meliyanti dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang.
Saat ini, petugas Sat Reskrim Polrestabes Semarang masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga kuat teman kencannya dan identitas pelaku telah diketahui.
Mayat perempuan itu pertama kali ditemukan oleh petugas room boy hotel, Suwarno. Saat membersihkan kamar hotel nomor 102 yang dihuni korban, room boy kaget karena menemukan masih banyak barang. Room boy semakin terperanjat saat mendapati seorang perempuan sudah tidak bernyawa di dalam lemarin.
Sementara dari aplikasi pemesanan kamar hotel, seharusnya korban sudah check out pada Rabu, 10 Februari 2021 kemarin. "Biasa kan, kami bersih-bersih, barang-barangnya kami angkut, kami beres-beresin semua," ujar Kompol Untung.
Bersama petugas kebersihan, room boy Suwarno kemudian ikut membersihkan kamar hotel itu. Namun, saat memeriksa lemari pakaian, dia awalnya kaget menemukan masih banyak pakaian dan lebih kaget lagi melihat ada perempuan yang sudah tidak bernyawa.
"Ternyata di lemari ada baju. Saya cek lagi, lho, ternyata ada si korban. Posisi ditekuk, di tumpukan tas isi baju-baju. Saya langsung melaporkan ke pihak hotel dan diteruskan ke polisi,” kata Suwarno.
Editor: Agus Warsudi