2019-2020, 700 Pekerja Migran Indonesia Pulang dalam Keadaan Meninggal

Agus Warsudi · Kamis, 11 Februari 2021 - 22:39:00 WIB
2019-2020, 700 Pekerja Migran Indonesia Pulang dalam Keadaan Meninggal
Ilustrasi jasad. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Selama dua tahun, 2019 dan 2020, sebanyak 700 pekerja migran Indonesia pulang ke Tanah Air dalam keadaan meninggal dunia. Ke-700 pekerja migran ini meninggal akibat tindak kekerasan dan sakit. 

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan, sebagian besar pekerja migran itu meninggal akibat kekerasan yang dilakukan majikan di negara penempatannya. Ada juga yang depresi kemudian bunuh diri.

"BP2MI mengurus pemulangan 700 jenazah dari negara penempatan, tiba di Tanah Air hingga diantar ke kampung halammnya. Mereka sebagian besar mengalami kekerasan di negara penempatan," kata Benny Rhamdani melalui video conference, Kamis (11/2/2021).

Selain 700 jenazah pekerja migran, ujar Benny, BP2MI juga telah memulangkan 460 pekerja migran yang sakit. Di antara pekerja migran itu, tercatat ada yang mengalami sakit dan cacat fisik akibat dianiaya oleh majikan.

"Dari 460 yang dipulangkan, ada yang sakit karena memang PMI (pekerja migran Indonesia) itu punya penyakit. Tapi tidak sedikit dari mereka yang mengalami mengalami kekerasan dan cacat fisik. Ada yang disetrika badannya," ujarnya.

Benny menuturkan, seperti dialami pekerja migran asal Jawa Tengah bernama Tukiem yang harus kehilangan penglihatan karena dianiaya majikannya. Kemudian, pekerja migran disiram air panas oleh majikannya di Malaysia.

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: