Merasa Jadi Korban Harapan Palsu terkait UMK 2022, Buruh Geruduk Pendopo Sukabumi

Dharmawan Hadi ยท Rabu, 01 Desember 2021 - 13:12:00 WIB
Merasa Jadi Korban Harapan Palsu terkait UMK 2022, Buruh Geruduk Pendopo Sukabumi
Ribuan buruh menggeruduk Pendopo Kabupaten Sukabumi menuntut Bupati Marwan Hamami bertanggung jawab lantaran UMK Sukabumi 2022 tidak naik. (Foto: DHARMAWAN HADI)

SUKABUMI, iNews.id - Ribuan buruh dari serikat pekerja merasa jadi korban harapan palsu oleh Bupati Sukabumi Marwan Hamami terkait kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sukabumi 2022 sebesar 5 persen. Ternyata, kenaikan UMK Sukabumi 2022 tak lebih dari 1 persen.

Lantaran merasa jadi korban harapan palsu, ribuan buruh tersebut menggeruduk Pendopo Kabupaten Sukabumi di Jalan A Yani, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (1/12/2021). Massa yang datang menggunakan sepeda motor dan mobil mulai berdatangan sejak pukul 10.53 WIB. 

Elemen serikat pekerja yang datang menggeruduk pendopo berasal dari Serikat Pekerja Nasional (SPN), Federasi Serikat Buruh Kehutanan Perkayuan dan Pertanian Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSB HUKATAN SBSI), Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI). 

Ketua DPC GSBI Kabupaten Sukabumi Dadeng Nazarudin dalam orasinya mengatakan, seluruh buruh di Kabupaten Sukabumi mengaku sangat kecewa terhadap Bupati Kabupaten Sukabumi Marwan Hamami yang tidak menemui para buruh untuk menjelaskan alasan pencabutan rekomendasi kenaikan upah di UMK 2022 Sukabumi. 

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: