Kunjungi Kupang, Ridwan Kamil Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor

Agung Bakti Sarasa · Sabtu, 01 Mei 2021 - 23:35:00 WIB
Kunjungi Kupang, Ridwan Kamil Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kupang, NTT, Sabtu (1/5/2021). (Foto: Humas Pemprov Jabar)

KUPANG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar untuk korban banjir dan longsor di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/5/2021). Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Ridwan Kamil mengatakan kepada warga setempat, kedatangannya ke Kupang untuk menunjukkan solidaritas sebagai sesama anak bangsa, khususnya kepada korban bencana dampak Siklon Tropis Seroja di NTT. 

"Hari ini kami bawa bantuan sebesar Rp1 miliar. Kalau kurang nanti kita koordinasi. Siapa yang keadaannya lebih baik tentu membantu mereka yang sedang berkesusahan," kata Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil. 

Menurut Ridwan Kamil, masyarakat Jabar mencintai NTT. Karena itu, warga Jabar pun bersedih atas bencana NTT yang menimpa saudara-saudara mereka.

"Saya terbang jauh dari Bandung ingin menitipkan amanat dari rakyat Jabar karena kami sangat mencintai NTT. Jadi, pada saat mendengar ada kebencanaan kami juga sangat sedih," tuturnya.

Dia berharap, bantuan yang disampaikannya dapat meringankan beban dan membawa sedikit kebahagiaan bagi korban longsor, terutama di bulan suci Ramadan ini.

"Mudah-mudahan ini menjadi semangat sila ketiga kita, Persatuan Indonesia. Kalau warga NTT bahagia, kami bahagia. Warga NTT lagi susah, kami juga ikut susah," ujarnya.

Ridwan Kamil juga menyempatkan mengunjungi posko pengungsi di Kampung Amanuban, Kelurahan/Kecamatan Oebofu, Kota Kupang. Pengungsi merupakan korban badai siklon tropis seroja yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dia berjalan kaki menyusuri sejumlah titik terdampak banjir dan longsor akibat badai tersebut, mulai dari jalan yang retak dan rusak berat, rumah dan bangunan yang runtuh, tempat pengungsian, sampai sekolah darurat.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: