Kisah Pilu Pengemis Pura-pura Cacat, dari Sering Mabuk hingga Dapat Suami Sejati
"Kami takut kalau kumpul kebo, menurut agama juga nggak boleh. Akhirnya saya ajak dia (Nur) untuk ke KUA untuk menikah. Sejak saat itu, kami memulai hidup bersama," kata Agus menimpali istrinya yang ditanya Dedi.
Rupanya, rasa sayang Agus terhadap istrinya bukan alang kepalang meski harus hidup serba kesusahan. Dia akan selalu menyiapkan makanan untuk istrinya. Selain itu Agus juga akan membela mati-matian jika Nur mengalami kesusahan. Termasuk di saat Dedi mendatangi rumahnya, Agus lah yang membela istrinya dengan terus-menerus meminta maaf.
"Iya pa, yang mengubah saya tidak lagi mabuk-mabukan ya suami saya ini," kata Nur, menimpali.
Editor: Asep Supiandi