Kasus Jasad Wanita Tertancap Bambu, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Garut

Ii Solihin · Jumat, 05 Februari 2021 - 20:43:00 WIB
Kasus Jasad Wanita Tertancap Bambu, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Garut
Kasat Reskrim Polres Garut AKP M Devi Farsawan. (Foto: iNewsTv/Ii Solihin)

GARUT, iNews.id - Kasus penemuan jasad wanita dengan anus tertancap bambu, dalam penyelidikan intensif Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut. Korban yang diketahui bernama Weni Tania (21) belum bisa dipastikan dibunuh.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Garut AKP M Devi Farsawan mengatakan, belum bisa dipastikan Weni tewas karena dibunuh. Bisa jadi Weni meninggal setelah terjatuh dari tebing.

"Kontur alam di lokasi kejadian itu tebing yang licin. Di lokasi juga memang tumbuh pohon-pohon bambu. Masih banyak kemungkinan apakah ada tindak pidana atau kecelakaan," kata AKP M Devi Farsawan di RSUD dr Slamet Garut, Jumat (5/2/2021).

Dugaan Weni tewas dibunuh atau mengalami kecelakaan, ujar AKP M Devi Farsawan, masih diselidiki. Hasilnya akan diketahui dari autopsi yang dilakukan. "Diharapkan bisa diketahui penyebab kematian korban ini dari autopsi. Mayatnya sudah berada di RSUD," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Kampung Muncanglega, RT 02/07, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, geger setelah ditemukan jasad wanita di tepi kKali Muncang, anak sungai Cimalaka, Jumat (5/2/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kondisi korban yang mengenakan baju kuning dan celana jins itu sangat mengenaskan. Bagian anus korban tertusuk bambu. Celana jins yang dikenakan korban melorot sampai paha. Sedangkan bagian kepalanya terhimpit batu.

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: