Faktor Gunung Api Meletus dan Kaitannya dengan Pemanasan Global Menurut Vulkanolog ITB

Agus Warsudi · Kamis, 21 Januari 2021 - 13:45:00 WIB
Faktor Gunung Api Meletus dan Kaitannya dengan Pemanasan Global Menurut Vulkanolog ITB
Gunung Merapi di Jawa Tengah menyemburkan lahar. (Foto: Antara)

BANDUNG, iNews.id - Awal 2021 ini, sejumlah gunung api di Indonesia mengalami kenaikan aktivitas vulkanik, seperti Gunung Merapi, Gunung Semeru, Gunung Sinabung, dan lain-lain. Apa faktor penyebab gunung api tersebut aktif dan meletus. Apakah ada pengaruh terhadap pemanasan global?

Volkanolog Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr Eng Mirzam Abdurrachman ST MT mengatakan, terdapat tiga faktor utama mengapa gunung api bisa meletus. Pertama, karena kondisi di bawah dapur magma dan kedua, kondisi di dalam dapur magma, dan ketiga, kondisi di atas dapur magma atau permukaan gunung.

“Jadi pada prinsipnya gunung api meletus itu terjadi karena ada ketidakstabilan di dalam dapur magma. Karena ketidakstabilan tersebut kemudian dikonversikan menjadi letusan,” kata Mirzam dalam keterangan resmi ITB, Kamis (21/1/2021).

Dosen Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB mengemukakan, faktor pertama, yaitu kondisi di bawah dapur magma. Hal ini berkaitan dengan pasokan (supply) magma baru. 

Proses tersebut berkaitan dengan proses geologi, di mana ada subduksi, palung, pemekaran lantai samudra, dan terdapat titik panas. Selama proses tektonik tersebut bekerja, maka proses pembentukan pasokan magma baru akan terjadi. 

“Akibatnya ketika magma baru itu terbentuk dia bergabung dengan magma yang sudah ada di dalam dapur magma. Nah ketika terjadi kelebihan volume maka kelebihannya itu harus dikeluarkan sehingga terjadilah erupsi,” ujarnya. 

Mirzam menuturkan, erupsi gunung api yang disebabkan oleh faktor pertama, bersifat siklus yang bisa dipelajari, ada rentang waktu, dan volume relatif sama.

Editor : Agus Warsudi