Dituding Terjadi Malaadministrasi Pilkades, Sekda Majalengka Siap Mediasi

Inin nastain ยท Jumat, 11 Juni 2021 - 13:47:00 WIB
Dituding Terjadi Malaadministrasi Pilkades, Sekda Majalengka Siap Mediasi
Kuasa hukum (kiri) dari seorang calon Kepala Desa Gunung Manik, Kecamatan Talaga, menyerahkan berkas keberatan atas pelaksanaan pilkades kepada staf Pemkab Majalengka. (iNews.id/Inin Nastain)

MAJALENGKA, iNews.id - Pengajuan keberatan oleh calon kepala desa (cakades) Gunung Manik, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, dinilai wajar. Namun kewenangan pemerintah setempat dalam merespons persoalan itu hanya sebatas mediasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, Eman Suherman menilai wewenang pemerintah dalam perkara sengketa hanya sebatas mediasi, bukan memutus pilkades ulang. Upaya tersebut, jelas dia, sesuai aturan dilaksanakan dari mulai tingkat Desa.

“Ketika di tingkat desa, kecamatan masih buntu, mediasi dilanjutkan di tingkat kabupaten. Dan itu (mediasi) juga yang akan kami lakukan atas keberatan dari salah satu cakades di Desa Gunung Manik itu,” kata Eman kepada MPI, Jumat (11/6/2021).

Ketika nantinya mediasi di tingkat kabupaten kembali gagal, kata dia, mereka bisa memproses hal itu di ranah pengadilan. Pada tahapan di pengadilan itulah, akan diambil kesimpulan apakah pilkades bisa diulang atau tidak.

“Kami tidak bisa memutuskan apakah akan dilakukan pilkades ulang atau tidak. Itu wewenang dari Pengadilan (PN). Ketika pengadilan memutuskan untuk pencoblosa ulang, ya akan dilaksanakan,” ujar dia.

Lebih jauh dijelaskan Eman, kendati ada sengketa, tetapi tidak berpengaruh terhadap rencana pelantikan pada 8 Juli 2021 mendatang. “Pelantikan tetap 8 Juli, tidak terpengaruh sengketa itu. Kami dari pemerintahan berharap bisa diselesaikan pada mediasi,” ucap Eman.

Editor : Asep Supiandi