Puluhan Warga Terpapar Covid-19, Satu Kampung di Purwakarta Di-lockdown

Irwan Sahputra · Jumat, 11 Juni 2021 - 11:49:00 WIB
Puluhan Warga Terpapar Covid-19, Satu Kampung di Purwakarta Di-lockdown
Petugas kesehatan melaksanakan test PCR terhadap warga Kampung Pasir Muncang, Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta. (Foto: iNewsTv/Irwan Sahputra)

PURWAKARTA, iNews.id - Satu kampung di Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta terpaksa di-lockdown menyusul puluhan warga dinyatakan positif Covid-19. Penularan virus tersebut diduga dari lokasi wisata Ujung Aspal yang berada di sekitar perkampungan.

Adanya puluhan warga yang terkonfirmasi positif ini hasil rapid test antigen. Petugas pun langsung me-lockdown kampung tersebut dan melakukan test PCR massal serta penyemprotan disinfektan terhadap rumah warga serta fasilitas umum. 

Seusai ditemukannya 26 warga Kampung Pasir Muncang, Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiarapedes di-lockdown dari aktivitas warga oleh petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kepolisian, TNI  dan puskesmas setempat pada Jumat (11/6/2021) pagi. 

Selama lockdown ini, warga dari luar tidak diizinkan masuk ke kampung ini. Selain itu, warga setempat juga dibatasi untuk keluar masuk kampung. 

Menurut Kepala Puskesmas Kiarapedes, Agus Sugiarto, awalnya ditemukan delapan warga terkonfirmasi positif Covid-19, Kemudian setelah dilakukan tracing kontak erat dengan rapid test antigen diketahui 26 warga positif.

"Penyebabnya diduga dari lokasi wisata yang bersinggungan dengan kampung ini," kata Agus.

Sementara itu, lockdown di kampung tersebut akan dilakukan selama dua pekan kedepan. Segala aktivitas warga langsung dibatasi, sedangkan untuk mengetahui hasil test PCR, petugas akan membawa sampel ke laboratorium dinas kesehatan Provinsi Jawa Barat di Bandung. 

Adapun lockdown dan test PCR ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Purwakarta, terutama di Kecamatan Kiarapedes.  Sementara 26 warga yang terkonfirmasi positif sendiri menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Editor : Asep Supiandi