Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Guru Ngaji Ditangkap Densus 88 di Ciamis

Acep Muslim ยท Senin, 10 Mei 2021 - 15:54:00 WIB
Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Guru Ngaji Ditangkap Densus 88 di Ciamis
Adik terduga teroris memberikan keterangan kepada wartawan di rumahnya di Ciamis, soal penangkapan kakaknya oleh Densus 88. (Foto: iNewsTv/Acep Muslim)

CIAMIS, iNews.id - Diduga terlibat jaringan teroris, seorang guru ngaji di Kampung Baketrak, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, ditangkap Densus 88 Anti Teror, Senin (10/5/2021). Sontak saja penangkapan warga berinisial RAF itu menghebohkan warga sekitar.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, penangakapan RAF dilakukan Densus 88 saat terduga teroris itu sedang dalam perjalanan pulang di areal persawahan ke rumahnya. Setelah dilakukan penangkapan, anggota Densus 88 pun langsung melakukan penggeledahan di rumah RAF.

"Pagi-pagi bersama saya ke sawah, jam 10 sempat belanja ke pasar, lalu ke swah lagi. Tidak lama kemudian adiknya nanyain katanya ada kabar ditangkap. Jadi ditangkapnya di sawah bukan di rumah," ujar Ade, orang tua RAF.

Sejumlah barang-barang kemudian diamankan bersama terduga teroris, di antaranya sejumlah buku, ponsel serta dua botol kecil cairan kimia. Hingga saat ini pihak keluarga belum mengetahui nasib RAF dan masih menunggu informasi dari pihak terkait.

Kenken, adik kandung terduga teroris, mengaku terkejut begitu mendengar kabar kakaknya diamankan anggota Densus 88. Dia tak menyangka sama sekali jika RAF terlibat dengan jaringan teroris, karena dalam kesehariannya RAF tampak normal.

"Kakak saya merupakan warga yang baik, seorang guru ngaji. Bahkan tidak ada kejanggalan dalam kehidupan sehari-harinya," kata Kenken.

Kenken juga belum mendapat kejelasan mengenai status kakaknya seperti apa. Dia berharap bisa segera mendapat informasi akan kepastian kasus tersebut. "Kalau memang terlibat dengan jaringan teroris, ya seperti apa," ucap dia.

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: