Sidak Pasar Tradisional, Wawali Kota Bandung Pastikan Pasokan Sembako Aman

Arif Budianto · Senin, 10 Mei 2021 - 14:28:00 WIB
Sidak Pasar Tradisional, Wawali Kota Bandung Pastikan Pasokan Sembako Aman
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat memantau harga dan suplai sembako di Pasar Kosambi, Bandung. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan stok sembako di Kota Bandung aman dan terkendali, kendati untuk beberapa komoditas mengalami kenaikan. Kenaikan harga tersebut dinilai masih wajar sebagai efek Lebaran. 

Hal itu dipastikan Yana setelah memantau stok, harga, dan keamanan pangan di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin (10/5/2021). Yana memantau bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), Elly Wasliah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Gin Gin Ginanjar, dan Dirut PD Pasar Bermartabat Kota Bandung R Herry Hermawan.

Pada kesempatan itu, Yana memantau satu per satu pedagang. Mulai dari beras, sayuran, daging, ikan, hingga telur. Yana menanyakan harga dan ketersediaan stok menjelang Lebaran, serta mengingatkan protokol kesehatan kepada pedagang dan pembeli.

Yana mengungkapkan, ada beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Namun ada juga yang turun. Tetapi baginya, pasokan menjelang Lebaran aman dan tersedia. Termasuk pembeli pun lebih banyak dibanding tahun lalu.

"Komoditas yang naik itu seperti daging ayam, daging sapi, cabe tanjung. Kata para pedagang kenaikan harga ini biasa, tren menjelang hari besar," kata Yana.

Sementara beberapa komoditas yang turun harga seperti telur dari Rp26.000 jadi sekitar Rp23.000/kg. Bawang putih dan bawang merah stabil. Menurutnya, jika kenaikan harga terjadi karena kelangkaan, Pemkot Bandung bisa menyuplainya. Tetapi ini merupakan momen jelang Lebaran. Kenaikannya pun dinilai tidak terlalu tinggi.

"Kelihatanya tidak (melakukan operasi pasar), karena pasokannya banyak, cukup. Seperti telur itu kecenderungannya kemarin naik karena banyak yang bikin kue. Sekarang turun lagi karena bikin kuenya sudah selesai," katanya. 

Editor : Asep Supiandi