Demam Piala Dunia 2022, Warga KBB Hias Kompleks dengan Mural Bintang Sepak Bola
BANDUNG BARAT, iNews.id - Demam Piala Dunia 2022 yang dihelat di Qatar sedang dirasakan warga kompleks Perumahan Permata Padalarang, RW 25, Desa Jayamekar, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Warga menghias lingkungan sekitar kompleks RT 1, 2, 3, dan 4 dengan mural pemain sepak bola.
Sejumlah bintang lapangan hijau kelas dunia seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Neymar digambar di tembok-tembok rumah warga.
Selain itu sejumlah gimik menarik yang berhubungan dengan piala dunia juga ditampilkan. Contohnya seperti bendera tiap negara, sepatu emas, replika world cup, hingga maskot resmi Piala Dunia 2022 bernama La'eeb yang dilukis tiap lingkungan kompleks.
"Ini inisiatif warga yang memang banyak suka bola. Jadi kami gotong royong bersih-bersih sambil menata kawasan kompleks dengan mural dan pernak pernik piala dunia," terang Ketua RT 04 Kompleks Perumahan Permata Padalarang, Asep Zamhur, Senin (28/11/2022).
Menurutnya, momentum piala dunia dipakai untuk menata dan memperindah lingkungan tempat tinggal. Setelah dihias warna warni dan dibuat mural, lingkungan kompleks jadi tidak terlihat kumuh. Rencananya, kampung warna ini akan dikutkan di ajang lomba kampung Bucin Piala Dunia.
"Kebetulan juga di sini banyak anak mudah kreatif yang bisa desain dan lukis mural, jadi dimanfaatkan. Proses pembuatan mural dan lukisan warna warni dibuat sejak tanggal 12 November 2022," tuturnya.
Dikatakannya melalui kegiatan ini pun tempat tinggal jadi lebih nyaman. Selain itu, warga juga bisa saling bertemu dan bersilaturahmi dengan warga lainnya. Anak-anak dan juga kaum ibu-ibu merasa senang karena lingkungan tempat tinggal mereka jadi tempat bermain yang penuh warna.
Ketua RT 01 Deni Saka mengaku terharu melihat antusias warga ikut andil menata lingkungan tempat tinggalnya. Ternyata semangat sepak bola bisa menjadi sarana sebagai pemersatu dan berhasil diwujudkan oleh warga Perumahan Permata Padalarang.
Apalagi fasilitas umum di kompleks tempat tinggalnya belum diserahkan kepada pemerintah daerah. Sehingga secara tanggung jawab masih dipegang pihak pengembang. Meski begitu, fasilitas umum dan ruang publik tetap terjaga berkat peran serta aktif masyarakat.
"Ya, ini rencananya mau diikutkan lomba Kampung Bucin Piala Dunia. Alhamdulillah warga semuanya kompak dan bergotong royong melalui event sepak bola," pungkasnya.
Editor: Agus Warsudi