Bikin Baper, Siswi SMA di Padalarang KBB Tak Sungkan Suapi ODGJ yang Kelaparan

Adi Haryanto · Senin, 21 Juni 2021 - 19:44:00 WIB
Bikin Baper, Siswi SMA di Padalarang KBB Tak Sungkan Suapi ODGJ yang Kelaparan
Naila Marva Nurfadilah (17) warga Tagog Rancabali Padalarang, KBB, tak sungkan memberi minuman, makanan, hingga menyuapi langsung ODGJ yang ditemukan di lingkungan sekitar rumahnya. (Foto: Istimewa) 

BANDUNG BARAT, iNews.id - Seorang siswi SMA di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memiliki empati dan kepedulian sangat tinggi. Dia menunjukkan empati yang tidak pernah terpikirkan atau dilakukan oleh masyarakat pada umumnya. 

Gadis bernama Naila Marva Nurfadilah (17) itu sudah dalam beberapa bulan terakhir memberikan perhatian kepada nasib Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Yakni dengan memberikan makanan dan minuman, bahkan terkadang menyuapinya langsung. 

"Saya lakukan atas inisiatif sendiri, kasihan mereka (ODGJ) juga adalah manusia yang butuh perhatian," ucapnya, Senin (21/6/2021).

Siswi Kelas XI SMA Negeri 2 Padalarang ini mengaku memberikan makanan ala kadarnya yang dimiliki, kepada para pengidap ODGJ. Khususnya yang dia temui di lingkungannya atau yang melintas di depan rumahnya di kawasan Tagog Rancabali, Padalarang.

"Saya kasihan ke ODGJ atau orang gila, mereka terpinggirkan dari lingkungan sekitar dan keluarganya. Padahal, mereka sejatinya adalah makhluk Tuhan yang semestinya diperlakukan secara layak dan manusiawi," ujar perempuan yang akrab disapa Naila ini. 

Menurutnya, pandangan orang-orang terhadap mereka selama ini adalah komunitas yang harus dijauhkan dari komunitas orang-orang normal. Padahal selama dirinya mencoba memberikan perhatian kepada mereka, ternyata mereka pun sama masih memiliki naluri kemanusiaan.

Terlahir sebagai anak pertama dari empat bersaudara pasangan Marsan dan Amalia, Naila yang lahir di Cimahi, ternyata memiliki cita-cita yang luhur. Dia ingin menjadi pengajar di SLB atau perawat di RSJ, sehingga mampu memberikan perhatian atau pengobatan kepada ODGJ atau disabilitas.

"Saya yakin ketika semua memberi perhatian ke ODGJ, mereka akan hidup dengan layak seperti kita. Semoga semua pihak terdorong untuk berbagi kepada sesama, demi kesejahteraan masyarakat banyak dan bukan demi kepentingan sesaat atau bersifat pribadi," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi