BANDUNG, iNews.id - Yana Mulyana, Wali Kota Bandung non-aktif, bakal diseret ke meja hijau pekan depan, Rabu (6/9/2023) sekitar pukul 10.00 WIB. Pada laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), sidang Yana Mulyana bernomor perkara 88/Pid.Sus-TPK/2023/Pn Bdg.
Berkas perkara didaftarkan ke Pengadilan Negeri Bandung pada 31 Agustus. Sidang perdana kasus dugaan suap pengadaan CCTV dan internet service provider (ISP) 2022 di Kota Bandung itu akan dihadiri Yana Mulyana sebagai terdakwa.
Jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang menangani kasus tersebut berjumlah 10 orang salah satunya yaitu Tito Jaelani. Saat ini, terdakwa Yana Mulyana menjalani penahanan di Rutan Kebonwaru, Jalan Jakarta, Kota Bandung. Majelis hakim yang menangani perkara tersebut telah ditunjuk. Namun, dalam laman SIPP belum merilis nama-nama hakim yang menangani.
Selain Yana Mulyana, sidang perdana kasus dugaan suap pengadaan CCTV dan ISP turut menghadirkan terdakwa Kepala Dishub Kota Bandung Dadang Darmawan. Termasuk Sekretaris Dishub Kota Bandung.
Diberitakan sebelumnya, Titto Jaelani, JPU KPK resmi melimpahkan berkas perkara Wali Kota Bandung nonaktif Yana Mulyana ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (31/8/2023). Dia menjadi salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan CCTV dan internet service provider (ISP).
Berkas perkara untuk tersangka lainnya Kadishub Kota Bandung non-aktif Dadang Darmawan dan Sekdishub Kota Bandung non-aktif Khairur Rijal turut dilimpahkan. Mereka ditangkap karena diduga menerima uang suap dari pihak swasta.
"Sudah kita limpahkan (berkas perkara) Pak Yana, Rijal dan Dadang. Alhamdulillah lancar semua," kata Titto Jaelani di PN Bandung sambil membawa satu boks kardus, Kamis (31/8/2023).
Titto Jaelani menyatakan, tim JPU akan menunggu penetapan majelis hakim dan jadwal sidang. Tersangka Yana Mulyana kini sudah dititipkan ke Rutan Kebon Waru, Kota Bandung sejak dua pekan lalu.
Selama ini, Yana Mulyana menjalani penahanan di Rutan KPK Jakarta. Titto melanjutkan dakwaan terhadap ketiga tersangka yaitu dakwaan gratifikasi. "Kalau seluruhnya itu pasal 12 huruf a, penerima dan ada juga tiga terdakwa kita dakwaan gratifikasi, lengkapnya di dakwaan," ujar dia.
Editor : Agus Warsudi
aliran dana suap dugaan suap dugaan aliran suap kasus dugaan suap kasus suap yana mulyana wali kota bandung pengadilan tipikor bandung pengadilan negeri bandung pn bandung
Artikel Terkait