Kerabat TKI asal Cianjur menunjukkan Siti yang sudah terbujur kaku di Arab Saudi. (Foto: iNews.id/Ricky Susan)
Ricky Susan

CIANJUR, iNews.id - Keluarga Siti Aminah (51) berharap hak-hak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kampung Neglasari, Desa Hegarmanah Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, dipenuhi dan kasusnya diungkap. Terlebih Siti diketahui meninggal setelah sempat dibuang majikan.

"Kami memohon bantuan atas pemenuhan hak dari orang tua saya," harap M Andriyana Kuswandi (36) anak korban.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar pemerintah dan KBRI bisa segera mengungkap kasus yang menimpa ibunya tersebut.

"Mudah-mudahan dan saya berharap semoga kasus tersebut segera diungkap," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPC Astakira Pembaharuan, Ali Hildan mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama Konsoler dari KBRI Riyadh, untuk menanyakan sejauh mana kasus tersebut ditangani.

"Dari KBRI sekarang lagi menangani kasus tersebut dan secepatnya akan melakukan koordinasi bersama pihak Kepolisian Arab Saudi," ujarnya.

Sebelumnya, Siti Aminah (51) diduga dibuang oleh majikannya. Siti dibuang di sekitar mal di Kota Riyadh atau 1.200 kilometer dari Al Jouf tempat dirinya bekerja. 

Diketahui, Siti bekerja di negara penempatan Al Jouf Saudi Arabia, dan bekerja sebagai asisten rumah tangga selama sembilan tahun. Namun selama bekerja tidak diberikan gaji setiap bulannya. 


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT