Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago. (Foto: istimewa)

"Kami sudah menginvetarisasi bukti-bukti siapa yang menyebarkan dan yang mengunggahkan. Namun terlebih dahulu kita buktikan pemberian vaksin itu disuntik atau tidak," ujar AKBP Rama Samtama.

Kapolres menuturkan, untuk mendukung penyidikan polisi menggandeng para ahli vaksin. Hal ini untuk membuktikan kebenaran adanya jarum suntik kosong saat vaksin yang dilakukan nakes. "Kami juga mendalami SOP saat vaksin itu seperti apa. Pokoknya semua kita dalami," tutur Kapolres.

Sebelumnya masyarakat Karawang dibuat geger oleh sebuah video yang diunggah di media sosial, seorang wanita diduga disuntik jarum kosong oleh tenaga kesehatan saat menjalani vaksinasi di puskesmas Desa Wadas. Akibat video viral itu masyarakat Karawang mulai khawatir untuk divaksin.


Editor : Agus Warsudi

Sebelumnya
Halaman :
1 2 3

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network