Kapolsek Warungkiara AKP Nandang Herawan menunjukkan barang bukti obat terlarang dan tersangka Z. (FOTO: ISTIMEWA/POLSEK WARUNGKIARA)
Antara, Dharmawan Hadi

SUKABUMI, iNews.id - Seorang pemuda asal Aceh berinisial Z (19) ditangkap jajaran Polsek Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Z diduga bandar obat terlarang ilegal merek Tramadol dan Hexymer.

Dari tangan tersangka, polisi menyita ribuan butir obat terlarang tersebut. Z mengedarkan obat terlarang kepada remaja di Warungkiara.

"Tersangka kami tangkap di sebuah warung miliknya di Pasar Baru Cigombong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat," kata Kapolsek Warungkiara AKP Nandang Herawan, di Sukabumi, Kamis.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, penangkapan ini berawal saat unsur Forkopimcam Warungkiara melakukan sidak dan sosialisasi terkait larangan menjual atau mengedarkan obat jenis sirop yang mengandung bahan kimia pemicu gagal ginjal akut pada anak sesuai surat edaran dari Kemenkes RI dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Seusai melaksanakan kegiatan itu, ujar AKP Nandang Herawan, petugas mendapatkan laporan dari masyarakat yang menyebutkan, ada warung di Pasar Baru Cigombong yang kerap menjual obat keras ilegal. 

Mendapatkan informasi itu, petugas Polsek Warungkiara langsung ke lokasi untuk melakukan penggeledahan. Hasil penggeledahan itu, petugas  menemukan obat keras ilegal dengan merek tramadol sebanyak 224 butir dan Hexymer sebanyak 419 butir. 

Tersangka pun tidak bisa mengelak lagi dan langsung dibawa ke Mapolsek Warungkiara untuk dimintai keterangan. Z mengaku mendapatkan obat keras ilegal itu dari seseorang melalui sambungan pesan singkat. 

Kemudian setelah barang ilegal itu didapatkan tersangka menjual lagi di warungnya. "Warung yang digunakan oleh tersangka ini diduga hanya untuk kamuflase saja, untuk menyembunyikan aksinya mengedarkan obat keras ilegal kepada warga," ujar AKP Nandang Herawan.

Kapolsek Warungkiara menuturkan, petugas masih mengembangkan kasus ini dan memburu tersangka lain, terutama pemasok obat terlarang tersebut. Tersangka Z ditahan demi kepentingan penyidikan dan pengembangan kasus ini.

"Akibat ulahnya, tersangka terancam menghuni penjara selama empat tahun sesuai dengan aturan yang disangkakan kepada pemuda ini, yakni Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009," tutur Kapolsek Warungkiara.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT