Meski begitu, kata Benny, bantuan nantinya bisa saja bertambah bergantung pada hasil renovasi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan rumah dua cucu Marhaen yang masih hidup pun bakal direnovasi juga.
"Uang yang kita berikan sekarang kecil dibandingkan jasa Marhaen yang mampu ikut serta menuntun bangsa Indonesia pada kemerdekaan. Ini jauh sangat kecil, tapi inilah yang bisa kita lakukan saat ini," ujarnya.
Di hari Lahir Pancasila ini, Benny mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk tidak melupakan peran para pejuang kemerdekaan Indonesia. Sebab, berkat perjuangan mereka, bangsa Indonesia bisa menikmati segala hal tanpa ditindas negara lain. "Tanpa perjuangan para pejuang, mana mungkin kita tidak bisa menikmati kemerdekaan seperti sekarang," tutur Benny.
Selain memberikan bantuan bedah rumah kepada Mak Ayit, Barikade 98 dan perwakilan PT Pupuk Kujang pun menyempatkan diri berziarah di makam Marhaen.
Editor : Agus Warsudi
rumah tidak layak huni bedah rumah marhaenisme marhaen hari lahir pancasila Ir Soekarno kota bandung
Artikel Terkait