Benny mengatakan, Marhaen merupakan sosok yang menginsipirasi Presiden Soekarno dan sudah selayaknya mendapatkan perhatian pemerintah, termasuk anak cucunya.
"Kami ingat persis apa yang disampaikan Bung Karno, agar tidak melupakan sejarah. Banyak orang sudah melakukan upacara untuk memperingati Hari Lahir Pancasila ini, kita memilih untuk merenovasi rumah salah satu cucu Marhaen ini," kata Benny.
Menurut Benny, bantuan bedah rumah itu berasal dari Menteri BUMN Erick Thohir melalui PT Pupuk Kujang dan disalurkan kepada Mak Ayit oleh Barikade 98. Bantuan bedah rumah yang diberikan tersebut nilai sebesar Rp45 juta.
Benny yang juga menjabat Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) itu mengakui, nilai bantuan tersebut tak terbilang besar, namun bantuan tersebut menjadi wujud perhatian pihaknya, termasuk pemerintah.
Editor : Agus Warsudi
rumah tidak layak huni bedah rumah marhaenisme marhaen hari lahir pancasila Ir Soekarno kota bandung
Artikel Terkait