Anoy Roz, atlet binaraga yang jadi korban penganiayaan, melapor ke SPKT Polrestabes Bandung. (FOTO: iNews.id/AGUS WARSUDI)
Dicky Wismara

BANDUNG, iNews.id - Anoy Roz, atlet binaraga, korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum driver ojek online (ojol) di Jalan Purnawarman, Kota Bandung, melapor ke Polrestabes Bandung. Korban meminta polisi menegakkan hukum atas kasus penganiayaan yang menimpanya.

Aksi penganiayaan ini viral setelah video amatir yang merekam kejadian itu beredar di media sosial (medsos). Dalam rekaman terlihat pelaku yang mengenakan jaket ojol memukul dan menendang korban. Setelah itu, beberapa orang di sekitar lokasi melerai keributan itu. Pelaku dibawa menjauh dari korban Anoy.

Anoy Roz mengatakan, kasus penganiayaan berawal saat ban motor kempis dan diparkir di Jalan Purnawarman, depan pusat perbelanjaan elektronik pada Selasa 1 November 2022. Korban yang telah memiliki janji dengan klien, memesan ojol.

Korban meminta bantuan tukang parkir yang ada di lokasi agar titik penjemputan tepat. Selain itu, Anoy juga memberikan informasi pakaian yang dikenakan, jaket abu-abu dan celana leging merah.

Namun, setelah menunggu cukup lama, driver ojol yang ditunggu tak kunjung datang. Sementara, klien kembali menghubungi. Anoy kemudian menanyakan keberadaan driver ojol yang dipesannya itu. 

Driver ojol menjawab bahwa dirinya telah tiga kali memutar tetapi tidak menemukan lokasi Anoy. "Padahal saya sudah memberikan informasi titik jemput dan pakaian yang kenakan. Artinya, cukup mudah untuk ditemukan. Karena sudah menunggu lama, akhirnya saya minta di-cancel (dibatalkan). Driver ojol itu juga setuju pembatalan," kata Anoy Roz ditemui di Mapolrestabes Bandung.

Setelah membatalkan pesanan, ujar Anoy Roz, kembali memesan jasa ojol menggunakan aplikasi yang sama. Anoy pun tak lupa memberikan informasi titik jemput dan pakaian yang dikenakan. Tak lama kemudian, driver ojol kedua yang dipesan datang.

"Saat saya sudah naik motor ojol kedua, datang pelaku. Pelaku menanyakan, mbak yang pesan ojol tadi? Saya jawab iya. Terus dia mukul pipi kanan saya. Saya tangkis. Terus pelaku menendang mengenai bagian rusuk kiri. Saya sempat mual," ujar Anoy.

Sementara itu, Ucok Rolando Parulian, kuasa hukum Anoy Roz mengatakan, Anoy Roz melaporkan terduga pelaku driver ojol dengan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan dan Pasal 335 KUHPI tentang perbuatan tidak menyenangkan.

"Pelaporan ini dilkukan agar kliennya mendapatkan keadilan. Kami meminta kepolisian sebagai penegak hukum menegakkan keadilan atas kasus penganiayaan yang dialami klien kami," kata Ucok Rolando Parulian.

Selain itu, ujar Ucok Rolando Parulian, kuasa hukum menyiapkan pasal cadangan terkait perlindungn konsumen dan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena vidio di media sosial dengan nasarasi yang tidak sesuai dengan kejadian. 


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT