Kang Emil mengemukakan, dalam waktu dekat, KPU Jabar akan menggelar simulasi penghitungan suara secara daring yang juga bertujuan untuk menekan potensi penularan Covid-19 selama ajang pesta demokrasi itu digelar.
"Kita juga akan menyimulasikan penghitungan suara secara digital karena e-voting belum memungkinkan. Tapi, minimal perhitungannya (digital), sehingga meminimalisir terlalu lamanya sekelompok orang diam di satu tempat yang sama. Kami ingin tidak ada kekhawatiran dari masyarakat karena semua berkomitmen menjaga pilkada ini dengan aman," ujar Gubernur Jabar.
Tingkat partisipasi masyarakat, tutur Kang Emil, diharapkan tidak menurun, meski Pilkada Serentak 2020 digelar dalam situasi pandemi Covid-19. Pemprov Jabar bersama KPU dan jajaran pemerintah kabupaten/kota yang menggelar pilkada, telah berkomitmen menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat selama pilkada berlangsung.
Editor : Agus Warsudi
pilkada serentak 2020 pilkada serentak pilkada 2020 jawa barat gubernur jabar gubernur jawa barat ridwan kamil gubernur ridwan kamil ridwan kamil pemungutan suara hari pencoblosan
Artikel Terkait