Wali Kota Bekasi, Depok, Bandung dan Bupati Bogor Tes Korona Hari Ini

Antara, Umaya Khusniah ยท Sabtu, 21 Maret 2020 - 11:14 WIB
Wali Kota Bekasi, Depok, Bandung dan Bupati Bogor Tes Korona Hari Ini
Gubernur Jabar Ridwan Kamil berbincang dengan petugas di sela-sela peresmian Command Center dan Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 di Bandung, Jabar, Selasa (10/3/2020). (Foto: Antara)

BANDUNG, iNews.id - Sejumlah kepala daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat (Jabar) dijadwalkan menjalani pemeriksaan virus korona, hari ini, Sabtu (21/3/2020). Mereka menjalani tes menyusul kasus Covid-19 yang ditemukan di beberapa daerah di Jabar.

Adapun kepala daerah yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan Covid-19 hari ini, yakni Wali Kota Bekasi, Wali Kota Depok, Wali Kota Bandung, dan Bupati Bogor. Hasil pemeriksaan cepat bisa diketahui dalam lima jam.

"Saya dahulukan dulu kepada kepala daerah yang di lingkungan ada data positif. Hasilnya nanti malam, besok kami umumkan sehingga masyarakat tenang kepala daerahnya sehat seperti saya yang sudah dites sama isteri dan hasilnya negatif," kata Gubernur Jabar M Ridwan Kamil dalam siaran pers yang diterima.

Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil mengatakan, pemeriksaan cepat Covid-19 di wilayah Provinsi Jabar untuk sementara hanya menyasar orang dengan pola sosial berisiko. Hal ini karena keterbatasan ketersediaan perangkat pemeriksaan cepat Covid-19.

"Kami tes dulu pada pola sosial dekat penyakit ini, yaitu mereka yang bepergian, mereka yang merawat, kelompok PDP (pasien dalam pengawasan) dan keluarga nya, itu dulu," katanya.

Layanan pemeriksaan cepat akan diperluas setelah pemerintah pusat mengirim lebih banyak perangkat pemeriksaan. Kebijakan pemeriksaaan cepat belum memungkinkan karena Jabar baru memiliki sekitar 500 test kit.

"Kalau ada drop dari pemerintah pusat yang jumlahnya ribuan itu masuk tahap dua bagi mereka yang memiliki risiko tinggi, baru ujungnya kalau jumlahnya sangat banyak ke masyarakat umum yang memang ingin mengetes secara mandiri," kata Gubernur.

Dia menjelaskan pula bahwa Laboratorium Kesehatan (Labkes) Daerah Jabar sudah bisa melayani pemeriksaan Covid-19.

"Labkes Jabar sudah diakui, kan kemarin proses administrasi, per hari ini sudah masuk, hasilnya Labkes Jabar sama dengan pusat dan diumumkan jadi laboratorium rujukan," katanya.

Emil mengatakan, Pemprov Jabar telah menyiapkan dana Rp48 miliar untuk penanganan Covid-19. Separuhnya akan digunakan untuk membeli perangkat pemeriksaan cepat dari Korea Selatan.

"Test kit yang digunakan Labkesda Jabar adalah test kit yg teknologinya datang dari Korea Selatan. Tesnya menggunakan pola swab (usap) yaitu di hidung dan tenggorokan, makanya mahal karena ada dua alat," ujarnya.

Dia menambahkan, daerah dengan tingkat kewaspadaan penularan Covid-19 tinggi seperti Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) akan menjadi sasaran prioritas pemeriksaan cepat secara luas.

"Test kit akan kita salurkan ke wilayah Bodebek. Contoh kemarin Bekasi asalnya nol jadi sembilan orang yang positif corona. Wilayah ini waspadanya lebih tinggi dan disiplin karena episentrum ada di Jakarta," kata Emil.


Editor : Maria Christina