Viral Massa Turunkan Spanduk Maklumat Tidak Salat Jamaah di Masjid Raya Bandung

Kastolani, Unang Setiawan ยท Jumat, 20 Maret 2020 - 22:02 WIB
Viral Massa Turunkan Spanduk Maklumat Tidak Salat Jamaah di Masjid Raya Bandung
Spanduk berisi maklumat pencegahan Covid-19 di Masjid Raya Bandung diturunkan paksa sekelompok orang, Jumat (20/3/2020). (Foto: istimewa/Twitter)

BANDUNG, iNews.idSpanduk maklumat yang terpasang di depan masjid raya Bandung, Jawa Barat diturunkan paksa sekelompok orang, Jumat (20/3/2020). Maklumat tersebut berisi tentang penghentian sementara salat lima waktu berjamaah dan salat Jumat.

Spanduk itu dipasang Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dalam video yang tersebar di media sosial Twitter itu, tampak massa entah dari kelompok mana tiba-tiba mendatangi Masjid Raya Bandung.

Tampak seorang pria meminta DKM untuk tidak takut dengan kebijakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil maupun Wali Kota Bandung untuk menutup sementara masjid.

“Turunkan spanduknya, tapi jangan disobek. DKM jangan takut enggak digaji sama Ridwan Kamil,” ucap pria tersebut.

Selepas spanduk berisi maklumat diturunkan, massa kemudian meneriakan takbir. “Allahu Akbar,” teriak massa.

Tak lama setelah aksi pencopotan spanduk maklumat itu, tampak polisi berupaya menenangkan dan menjelaskan kepada massa. Namun, penjelasan polisi ternyata tidak diindahkan mereka.

“Kalau mau menanyakan kebijakan penghentian sementara salat berjamaah di masjid, silakan dating ke wali kota. Ini semua kan juga untuk kebaikan bersama,” kata polisi itu.

Meski demikian, massa tetap menilai kebijakan pemerintah menutup masjid melukai umat Islam. “Kenapa tempat-tempat keramaian umum lainnya tidak ditutup, kenapa hanya masjid saja,” ucapnya.

Ketua DKM Masjid Raya Bandung, Muhtar Gandaatmaja mengatakan, tidak diselengarakannya kegiatan salat Jumat dan salat-salat wajib lainnya untuk sementara waktu hingga wabah virus Covid-19 mereda.

“Kami (DKM) Masjid Raya Bandung memutuskan untuk sementara waktu tidak menyelenggarakan kegiatan salat Jumat serta salat-salat wajib lainnya yang dilakukan secara berjamaah,” katanya.

Keputusan yang dibuat oleh DKM itu, kata dia, menindaklanjuti surat edaran Gubernur Jawa Barat dan Wali kota Bandung terkait mewabahnya Covid-19.


Editor : Kastolani Marzuki