Vaksin Covid-19 Sinovac Perbesar Kelamin Pria Dipastikan Hoaks, Cek Faktanya

Riezky Maulana ยท Kamis, 07 Januari 2021 - 22:30:00 WIB
Vaksin Covid-19 Sinovac Perbesar Kelamin Pria Dipastikan Hoaks, Cek Faktanya
Ilustrasi vaksin. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat dihebohkan oleh informasi yang beradar di media sosial dan grup WhatsApp bahwa vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotec, China memiliki efek memperbesar alat kelamin pria. Informasi itu menyebutkan alat kelamin pria bertambah 3 inci.

Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman memastikan bahwa informasi tersebut hoaks alias kabar bohong. Sebab, kata Dicky, belum ada satu pun literatur yang membahas tentang memanjang atau membesarnya alat kelamin pasca-disuntik vaksin Covid-19.

"Dari pengamatan sejauh ini, ya saya mengamati riset terkait Covid-19 tiap dua hingga tiga jam per hari. Nah, dari itu semua tidak ada yang riset tentang vaksin memperpanjang penis. Kemudian juga tidak ada vaksin Covid-19 bisa diinjeksikan ke penis. Itu enggak ada. Jadi yang beredar itu hoaks," kata Dicky saat dihubungi, Kamis (7/1/2021).

Dicky mengemukakan, jurnal yang dicatut informasi tersebut dan disebarluaskan, tidak ada. Bahkan, isi dari jurnal itu salah. Dia pun menyarankan kepada masyarakat Indonesia agar berhati-hati dalam memahami ragam informasi yang timbul terkait vaksin.

"Kalau dilihat dari isinya tidak nyambung. Dilihat dari judulnya, salah. Nama jurnalnya saja juga salah. Jadi, saya mengharapkan kepada semua pihak, terutama masyarakat untuk selalu kros cek. Apabila informasinya tidak meyakinkan, ya silakan bertanya," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: