Tuntut Kenaikan Upah 30 Persen, Buruh Geruduk DPRD Kota Cimahi

Adi Haryanto · Selasa, 15 November 2022 - 18:06:00 WIB
Tuntut Kenaikan Upah 30 Persen, Buruh Geruduk DPRD Kota Cimahi
Buruh di Kota Cimahi melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Cimahi menuntut kenaikan UMK tahun 2023 sebesar 30 persen. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

CIMAHI, iNews.id - Buruh yang tergabung dalam beberapa serikat di Kota Cimahi berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Cimahi, Selasa (15/11/2022). Mereka menuntut kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Cimahi tahun 2023 sebesar 30 persen atau naik sekitar Rp600.000 dari upah saat ini.

"Tuntutan kenaikan UMK tahun 2023 sebesar 30 persen sudah realistis. Pertimbangannya mengacu pada inflasi, kenaikan harga BBM, dan kenaikan bahan-bahan pokok," kata Ketua SBSI'92 Kota Cimahi, Asep Jamaludin di sela-sela aksi. 

Saat ini, sebut dia, UMK di Kota Cimahi sebesar Rp3,2 juta. Sehingga jika nantinya tuntutan buruh UMK naik 30 persen tersebut dikabulkan oleh Pemkot Cimahi, maka UMK pada tahun depan bakal naik menjadi Rp3,8 juta. Angka tersebut cukup membuat buruh bernapas lega. 

Dirinya pun tidak terlalu yakin dengan isu resesi ekonomi yang akan terjadi tahun depan. Sebab bisa saja isu itu dimunculkan pemerintah dalam rangka untuk menekan upah buruh serendah-rendahnya atau tidak naik di tahun depan. Kalaupun itu terjadi, jangan sampai buruh dijadikan korbannya. 

"Saya rasa Indonesia sudah cukup maju jadi semestinya bisa menghadapi resesi. Jadi meski ada resesi tuntutan buruh agar UMK naik tetap harus direalisasikan," katanya. 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: