Tim Densus 88 Tangkap Satu DPO Terduga Teroris di Sukabumi

Antara · Kamis, 06 Mei 2021 - 23:44:00 WIB
Tim Densus 88 Tangkap Satu DPO Terduga Teroris di Sukabumi
Ilustrasi Densus 88 Antiteror Polri. (foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap satu orang terduga teroris yang masuk daftar pencarian orang (DPO) atau buronan berinisial YI, Kamis (6/5/2021). Tersangka YI merupakan satu dari delapan terduga teroris yang ditetapkan sebagai daftar DPO pada April 2021 lalu.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi pada Kamis (6/5/2021) malam, membenarkan Densus 88 Antiteror Polri menangkap YI di Sukabumi, Jawa Barat. "Oke betul telah ditangkap satu DPO terduga teroris berinisial YI," kata Argo.

Argo mengemukakan, YI merupakan satu dari delapan terduga teroris yang ditetapkan sebagai DPO pada April 2021 lalu terkait dengan tersangka teroris yang ditangkap di Condet, Jakarta Timur dan Bekasi.

Dari delapan DPO terduga teroris tersebut, lima orang telah ditangkap dan menyerahkan diri, di antaranya AN, W, NF dan SB.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ramadhan menyebutkan, YI ditangkap pada Kamis (6/5/2021).

Terduga teroris YI merupakan warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ditangkap di Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi.

Keterlibatan YI sebagai ketua tim pengamanan Petamburan, merencanakan dan membuat bom di rumah Husein Hasni, ikut dalam percobaan bom di Ciampea Bogor dan mengetahui pembelian remot serta aseton.

Rencana tindak lanjut atas penangkapan YI, Tim Densus 88 Anti Teror Polri wilayah melakukan penggeledahan, membawa tersangka ke Rutan Polda Metro Jaya dan melakukan interogasi.

Perburuan terduga teroris ini terkait penangkapan empat terduga teroris di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang pada 29 Maret 2021 lalu.

Keempat terduga tersebut adalah BS, AJ, ZA dan WJ. Tiga dari empat tersangka teroris mengaku simpatisan organisasi yang dilarang oleh pemerintah.

Bahkan ketiganya membuat video pengakuan terkait rencana teror yang akan dilakukan dengan meledakkan tempat usaha milik pengusaha China dan SPBU.

Editor : Agus Warsudi

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: