Terungkap, Remaja Korban Trafficking di Indramayu Tergiur Gaji Rp15 Juta Bekerja di Papua

Antara ยท Senin, 16 Agustus 2021 - 17:28:00 WIB
Terungkap, Remaja Korban Trafficking di Indramayu Tergiur Gaji Rp15 Juta Bekerja di Papua
Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif menjelaskan seputar pengungkapan kasus trafficking dengan korban remaja di bawah umur. (Foto: Antara)

INDRAMAYU, iNews.id - Terungkap, remaja SMP korban trafficking atau Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Indramayu, diiming-imingi gaji Rp15 juta sebulan. Korban akhirnya tergiur dan mau bekerja di Papua sebagai pelayan.

Pada saat itu, korban tidak mengetahui pekerjaan yang sebenarnya lantaran dalam pikiran mereka sebatas pelayan biasa. Bukan menjadi pelayan bagi pria hidung belang.
    
"Modusnya yaitu mengiming-iming para anak di bawah umur ini dengan gaji sampai Rp15 juta per bulan," kata Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif, Senin (16/8/2021).

Lukman mengatakan pada kasus TPPO ini, sudah mengamankan empat orang, di mana tiga dilakukan oleh Polres Indramayu, sedangkan satu orang lagi diamankan oleh Polres Paniai, Polda Papua.

Menurutnya dari keterangan sementara empat orang yang diamankan, mereka mengaku berkenalan dengan para korbannya melalui media sosial.

Kemudian lanjut Lukman, orang-orang itu menawari pekerjaan pada para korban dengan gaji yang tinggi, yaitu sebulan mencapai Rp15 juta untuk diperkerjakan sebagai pelayan.

"Dari pengakuan mereka berkenalan melalui media sosial dan kemudian menawari pekerjaan di Papua," tuturnya.

Lukman menambahkan pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus TPPO, karena masih mendalami peran dan keterlibatan empat orang yang telah diamankan.

Saat ini tiga dari empat orang itu masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Indramayu, sedangkan satu orang lainnya berada di Polres Paniai, Polda Papua.

"Kita belum menetapkan tersangka, karena masih didalami terlebih dahulu," ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: