Dipulangkan dari Papua ke Indramayu, 4 Siswi SMP Korban Trafficking Disambut Isak Tangis

Toiskandar · Minggu, 15 Agustus 2021 - 20:52:00 WIB
 Dipulangkan dari Papua ke Indramayu, 4 Siswi SMP Korban Trafficking Disambut Isak Tangis
Korban trafficking dipeluk orang tuanya saat dipertemukan Mapolres Indramayu. (Foto: iNewsTv/Toiskandar)

INDRAMAYU, iNews.id - Polisi memulangkan empat korban trafficking yang masih berstatus pelajar SMP dari Papua ke Indramayu, Minggu (15/8/2021). Keempat korban sebelumnya harus melayani pria hidung belang di salah satu tempat karaoke di Papua.

Isak tangis pun pecah ketika polisi mempertemukan korban kepada keluarga di Polres Indramayu, setelah terpisah selama tiga bulan. Tangisan SDD (14), salah seorang korban, warga Kecamatan/Kabupaten Indramayu ini tak terbendung begitu bertemu orang tuanya. Keduanya sempat berpelukan melepas rasa rindu yang lama terpendam.

Sebelum mereka dipertemukan, SDD bersama tiga temannya harus terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kepolisian. Setelah menjalani pemeriksaan, para korban kemudian dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Dalam pemeriksaan polisi diketahui, SDD terjerat jaringan perdagangan orang. Mereka dijual oleh sebuah sindikat trafficking ke Papua dan dipekerjakan di salah satu kafe di Kabupaten Paniai. Selama bekerja, para korban harus melayani pria hidung belang dan jika menolak selalu mendapat penyiksaan. 

"Kami sangat bersyukur bisa kembali dipertemukan dengan anak saya. Ucapan terima kasih kepada pak polisi yang memulangkan korban," kata Marni, orang tua SDD sembari menangis.

Di bagian lain, Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara menyebutkan, kasus ini terungkap setelah anak di bawah umur asal Kecamatan Indramayu dilaporkan hilang selama tiga bulan. Polisi kemudian menemukan fakta, korban dijadikan PSK dan dijual kepada pria hidung belang di wilayah Papua. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: