Terancam Pergerakan Tanah, 8 Rumah di Pasirwangi Garut Retak dan Nyaris Roboh

Antara ยท Jumat, 26 Maret 2021 - 21:46:00 WIB
Terancam Pergerakan Tanah, 8 Rumah di Pasirwangi Garut Retak dan Nyaris Roboh
Kondisi rumah di Pasirwangi rusak akibat pergerakan tanah. Dinding retak sehingga terancam roboh. (Foto: Antara)

GARUT, iNews.id - Delapan rumah terancam akibat longsor dan tanah bergerak di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, menyebutkan, kondisi kedelapan rumah itu dindingnya retak-retak dan nyaris roboh.

"Iya ada delapan rumah yang terancam," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut Tubagus Agus Sofyan di Garut, Jumat, (26/3/2021).

Dia mengatakan, hujan deras mengguyur wilayah Garut menyebabkan bencana alam longsoran kecil dan pergerakan tanah di Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi pada Kamis (25/3).

Bencana alam itu, kata Tubagus, tidak menyebabkan korban jiwa, hanya kerusakan pada bangunan rumah seperti dindingnya retak-retak.

"Tidak ada korban, alhamdulillah," katanya.

Selain di Pasirwangi, kata dia, bencana alam seperti longsor terjadi di Kampung Tutugan, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, kemudian banjir bandang melanda Kampung Citambal, Cileles, Legok dan Babakan di Kecamatan Cibatu.

Menurut Tubagus, bencana yang melanda di tiga kecamatan tersebut disebabkan curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah tersebut, untuk kondisinya saat ini sudah mendapatkan penanganan dari pemerintah daerah.

"Saat ini sudah dalam penanganan, dan tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana alam di Kabupaten Garut seperti longsor, banjir, dan pergerakan tanah yang sewaktu-waktu bisa terjadi saat musim hujan.

"Ini puncaknya musim hujan, kami imbau khususnya untuk pengendara yang melintas ke arah selatan untuk hati-hati," ucap Tubagus.

Editor : Asep Supiandi